Kisah Inspiratif
Dokter Cantik Jalani Ramadhan, Masak Sendiri Menu Berbuka, Khatam Quran ke Dua Kali
Sambil menyemarakkan Ramadhan dengan amalan, dokter cantik ini juga menjalani Ramadhan dengan gembira dan happy.
Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berprofesi sebagai dokter yang super sibuk merawat pasien, tidak menyurutkan niat dokter cantik satu ini menyemarakkan Ramadhan dengan amalan.
Sambil menyemarakkan Ramadhan dengan amalan, dokter cantik ini juga menjalani Ramadhan dengan gembira dan happy.
Dokter cantik itu bernama Indah Prasetya Putri dan namanya cantik seperti orangnya.
Kesehariannya yang sibuk usai merawat pasien, tidak menghentikannya untuk memasak sendiri menu berbuka untuknya.
"Iya, menu berbuka saya masak sendiri," ujar Indah.
Menu berbuka yang serng dan menjadi favorit ia masak adalah ayam panggang.
Selain itu ada ayam bumbu, sayur bayam dan telur dadar.
"Menu berbuka yang sering dimasak ada Ayam panggang, ayam bumbu, sayur bayam dan telur dadar," kata Indah.
Memasak sendiri menu berbuka, tentunya Indah juga menyiapkan bumbu dan bahan sendiri.
"Semua disiapkan sendiri, dan hal itu membuat kemampuan memasak saya bertambah, dan saya menikmati makanan yang saya masak dan happy," jelas Indah.
Walau godaan makanan enak hasil masakan sendiri sangat kuat, namun godaan itu harus ditepis Indah, terutama minuman usai olahraga.
Hasilnya, puasanya lancar dan berat badannya bisa turun.
Pada saat sahur, Indah juga memasak sendiri menu sahur, dan menu sahur favoritnya adalah bakso bihun.
Usai berbuka, biasanya Indah sholat tarawih ke masjid atau ke mushalla.
Namun, Ramadhan tahun ini kebiasaan itu tidak dapat ia lakukan karena ada wabah Covid-19.
"Ya, di rumah saja, sendiri," kata Indah.
"Saya merasa berbeda dari tahun kemaren, karena banyak hal hal yang gak bisa dilakukan seperti berkumpul keluarga," sebut Indah.
Setelah sholat tarawih sendiri, kemudian Indah juga melaksanakan amalan lainnya.
"Usai sholat Tarawih, biasnaya tadarus dan sholat sunnah lainnya. Bekat rajin tadarus, saya sudah satu kali khatam quran dan sekarang jalan dua. Saya baca Alquran tidak saja usai sholat tarawih, tapi juga setiap sholat wajib lima waktu," beber Indah.
Kisah Mahasiswi Cantik Punya Nama Ramadhan
Puasa tahun ini bagi mahasiswi cantik Universitas Islam Riau (UIR) ini memang sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
Pasalnya puasa dibulan Ramadan 1441 Hijriah ini hampir seluruh dunia dilanda pademic Covid 19 dan termasuk Indonesia, sehingga Pemerintah menghimbau seluruh masyarakat agar tetap berada dirumah.
Jadi puasa tahun ini terasa ada yang kurang, karena salat tarawehnya tidak di mesjid dan harus di rumah.
"Kemudian saya tidak bisa buka bersama dengan teman-teman seperti tahun-tahun sebelumnya, karena dilarang ke luar rumah, apalagi saat ini sedang berlangsung PSBB," ujar Mahasiswi UIR Jihan Isaura Ramadhan.
Tidak bisa kemana-mana selama bulan puasa ini dan harus berada dirumah, banyak kegiatan yang dilakukan oleh Jihan Isaura Ramadhan untuk menghilangkan kejenuhan selama dirumah.
Selain beribadah, mahasiswa semester IV Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Sendratasik ini selama bulan puasa rajin menghias kamar, menanam bunga, menata ruangan dan beres-beres rumah.
"Kegiatan itu saya lakukan untuk mengisi kesibukan agar tidak jenuh. Kegiatan itu saya lakukan juga membantu orangtua" ucapnya.
Menurut mahasiswi cantik yang tinggal di Jalan Suryan Raya, Perumahan Pandau Permai, Siak Hulu, Kampar ini selama puasa tahun ini dirinya juga sibuk buat kue dan makanan pebukaan atau takjil.
"Semuanya saya buat sendiri untuk dimakan saya bersama orangtua dan adik di rumah," ungkap anak kedua dari 3 besaudara ini.
Oleh karena itu Jihan sangat berharap agar semua masyarakat mau bekerjasama memutuskan mata rantai Covid 19 dengan cara tetap berdiam diri rumah dan jika keluar gunakan alat pelindung diri sesuai protap Covid 19.
"Jadi mari kita semua berdoa kepada Allah SWT agar Covid 19 ini cepat musnah dan lenyap di muka bumi ini," harap Jihan.
Selebgram Cantik Masak Menu Berbuka dan Sahur hingga Khatam Alquran
Selebgram santik satu ini tidak segan-segan untuk memasak sendiri menu berbuka dan menu sahur untuk ia santap.
Selebgram cantik ini tidak takut tangannya yang mulus lecet dan kulitnya yang putih tergores pisau atau terpercik minyak panas.
Bahkan, selebgram cantik satu ini tidak segan-segan untuk pergi ke pasar membeli bahan-bahan yang akan ia masak untuk menu berbuka dan menu sahur.
Selebgram cantik satu ini bernama Zizie partywindary Daulay dan akrab dipanggil dengan Zizi adalah perantau di Pekanbaru.
Tahun ini, Selebgram Cantik ini tidak bisa pulang kampung karena wabah Covid-19 hingga ia menjalani puasa Ramadhan di Pekanbaru.
Berikut kisah Selebgram Cantik Zizi yang diceritakannya kepada Tribunpekanbaru.com selama puasa Ramadhan mulai dari memasak menu berbuka hingga menahan godaan dan jalani proses diet.
Zizi kadang memasak menu berbuka sendiri dan kadang membelinya.
"Ya, sebenarnya tergantung mood ya kalau anak rantauan seperti Zizi ini, terkadang masak sendiri dan beli bahannya seminggu sekali di pasar terdekat, karena semenjak pandemi Zizi sangat mengurangi aktivitas di luar dan termasuk tempat-tempat yang ramai. Terkadang Zizi order via gofood di Gojek, pembayarannya sering menggunakan gopay, jadi tetap safety dengan virus Covid-19," ungkap Zizi.
Untuk menu berbuka, Zizi sering banget memasak sambal teri dan tahu, karena emang favorit Zizi banget.
"Kalau untuk varian sayurnya paling suka bayam merah ditumis dan jangan lupa kosumsi buah juga, kalau Zizi paling sering konsumsi buah pir dan kurma setiap berbuka," jelas Zizi.
Bumbu dan bahan menu berbuka, Zizi selalu beli yang sudah jadi di pasar terdekat.
Bagi Zizi, saat memasak sendiri menu berbuka, rasanya enak.
"Rasanya pasti seneng banget yah, karena bisa langsung rasain masakan kita sendiri, dan bisa nilai diri sendiri kemampuan masaknya sejauh mana," ujar Zizi.
"Setidaknya sudah hafal untuk bahan bahan dapur dan citra rasa masakan sesuai lidah kita dan juga lidah orang lain pastinya," tambahnya.
"Nah kalau untuk menu berbuka, Zizi tidak makan menu yang berat, menu berbuka Zizi hanya air putih dan buah secukupnya, karena Zizi sedang dalam proses penurunan berat badan," sebut Zizi.
Sedangkan untuk menu sahur favoritnya, selama bulan puasa apalagi sedang dalam proses penurunan berat badan biasanya ia makan buah kurma dan buah pir.
Amalan Ramadhan yang dilaksanakan Zizi, seperti biasa, hanya saja di rumah saja.
"Pandemi Corona semakin maraknya dan kota Zizi sudah memasuki Red Zone jadi pemerintah setempat mengarahkan kita untuk beribadah di rumah selama Ramadhan," katanya.
"Baik tarawih ataupun tadarus, untuk panduan shalat tarawih yang baik dan benar banyak banget referensi yang bisa kita cari.
Bisa tanya ke orangtua melalui via telfon kalau kondisinya jauh dari orang tua seperti Zizi, bisa baca di arahan ustadz google, dan bisa lihat di ceramah ustadz youtube.
Jadi selama karantina tidak menutup kemungkinan untuk tidak melaksanakan ibadah tarawih ya!," papar Zizi
"Kondisinya, Zizi merantau dan jauh dari orang tua, Zizi biasanya melaksanakan sholat tarawih sendiri," katanya.
Bagi Zizi, menjalani puasa Ramadhan tahun ini sangat berbeda dengan puasa Ramadhan tahun lalu.
"Sangat berbeda, dari segi suasana kita bisa sama-sama merasakannya, semenjak Covid-19 sudah menyebar luas ke Indonesia dan sampai ke daerah kita masing-masing.
Kita semua mau tidak mau harus menjaga diri sendiri dan keluarga kita untuk terhindar dari Covid-19.
Segala sesuatu yang biasanya sangat kita laksanakan secara berjamaah, dan bersama, harus terhenti dan kita laksanakan sendiri sendiri dirumah.
Hubungan sosial kita jadi terbatas, malam bulan ramadhan yang biasanya sangat ramai dan hangat disetiap kota, kini terasa sunyi, jalanan kerap kali sepi.
Setiap orang sekarang hanya bisa waspada dan mengikuti arahan pemerintah untuk sama-sama melakukan social distancing, agar penularan virus ini tidak meluas.
Mau tidak mau kita harus mengikutinya demi kebaikan semuanya.
Hikmat Bulan Ramadhan tidak akan pernah hilang untuk semua umat muslim, karena kita tetap bisa melaksanakannya dan menikmatinya walaupun hanya dirumah," rinci Zizi.
Walaupun begitu, ZIzi tetap melaksanakan banyak ibadah Ramadhan.
"Tentunya ibadah puasa, shalat tarawih dan terkadang Zizi juga tambah dengan tadarus," ujarnya.
Sebagai selebgram, tentunya Zizi ada tawaran endore, gimana job endorse selama Ramadhan?
"Semenjak akun Instagram Zizi di hacker, dan sekarang Zizi memiliki akub Instagram baru.
Zizi tidak terlalu begitu banyak menerima tawaran endorse, tapi ada beberapa yang tetap menawarkan, dan Alhamdulillah Zizi selalu menerimanya, karena membantu mereka adalah pahala bagi kita," ungkap Zizi.
Sebagai gadis muslim, maka membaca atau tadarus Alquran selama Ramadhan menjadi ibadah yang dilakukan dengan tujuan untuk bisa khatam Alquran di akhir Ramadhan.
"Untuk tahun lalu Zizi khatam alquran cuma 1x, Insyaa Allah kalau bulan ini tekejar, Zizi akan khatamkan alquran lagi," harap Zizi.
Godaan selama puasa bagi Zizi banyak, namun ada satu yang sangat menggoda.
"Godaan selama bulan puasa untuk Zizi pribadi sebenarnya hanya air mineral, karena Zizi sangat candu dengan air putih, tapi Zizi manfaatkan waktu sahur untuk minum air mineral sebanyak banyaknya, agar kita terhindar dari dehidrasi selama bulan puasa," ungkap Zizi.
Selain menjalankan puasa sebagai ibadah, Zizi juga menjadikan puasa sebagai ajang diet.
"Wah kalau yang ini tentu ada, apalagi Zizi pure menjalankan proses diet selama bulan Ramadhan, selain waktunya yang efektif Zizi juga sekalian bisa kontrol makanan dan tidak ngemil banyak, jadi Zizi makan makanan yang sehat dan konsumsi air putih yang banyak," beber Zizi.
Kisah Inspiratif - Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dokter-cantik-jalani-ramadhan-masak-sendiri-menu-berbuka-khatam-quran-ke-dua-kali-1.jpg)