Breaking News:

Duh, Beban Utang Indonesia Meroket Dua Kali Lipat, Apa Penyebabnya ?

Utang Pemerintah Indonesia sampai Maret 2020 sebesar Rp 5.192,56 triliun.Rasio utang pemerintah terhadap produk domestik Bruto (PDB) menjadi 32,12%

Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Sri Mulyani 

DSR mencerminkan kemampuan sebuah negara untuk menyelesaikan kewajibannya membayar utang.

Jika rasio DSR semakin besar maka beban utang yang ditanggung pun semakin besar.

Berdasarkan data BI, DSR Tier-1 yang meliputi pembayaran pokok dan bunga atas utang jangka panjang dan pembayaran bunga atas utang jangka pendek (metode ini mengacu pada perhitungan DSR World Bank) tercatat sebesar 27,65%.

Angka ini jauh lebih tinggi dari DSR kuartal IV-2019 yang hanya 18,00%.

Mengutip keterangan di dalam buku Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) edisi April 2020 yang dirilis pada Jumat (17/4/2020).

Peningkatan jumlah utang pemerintah ini terutama disebabkan oleh adanya tekanan dan ketidakpastian global, termasuk merebaknya virus Corona (Covid-19).

"Dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19 begitu kompleks, mulai dari kesehatan sampai dengan gangguan ekonomi."

"Ini mendorong pemerintah untuk memberikan intervensi dan stimulus, baik di sektor kesehatan maupun ekonomi,"

"Sehingga memerlukan relaksasi defisit anggaran di atas 3% terhadap PDB," papar Kemenkeu.

Penyebab Utang Melonjak

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved