Inhil

Kades Di Inhil Ini Gunakan Uang Gaji Setahun untuk Penuhi Kebutuhan Sembako Warga Saat Covid-19

Kades Belantak Raya, Kecamatan Gaung, Hasbullah menyumbangkan satu tahun gaji untuk membantu warganya yang terdampak pandemi Covid-19.

istimewa
Kades Belantak Raya Hasbullah menyerahkan bantuan kepada masyarakat secara simbolis belum lama ini. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Panggilan hati untuk berbuat lebih kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, membuat Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini dengan sukarela menyumbangkan gajinya.

Tidak tanggung - tanggung, Kades Belantak Raya, Kecamatan Gaung, Hasbullah menyumbangkan satu tahun gaji untuk membantu warganya yang terdampak pandemi Covid-19.

Kondisi ekonomi yang serba sulit dalam masa pandemi covid 19 ini, menjadi latar belakang Hasbullah mantap untuk menyumbangkan penghasilannya tersebut.

"Keputusan ini murni benar - benar panggilan hati saya setelah melihat kondisi masyarakat saat pandemi ini. Rasa simpati dan empati itu timbul melihat masyarakat yang sedang susah ekonomi di tengah wabah pandemi corona," ungkap Hasbullah mengisahkan kepada awak media, Kamis (20/5).

Hasil Rapid Test 155 ODP di Riau Reaktif, Terbanyak Ada di Inhil

Menurut Hasbullah, kondisi perekonomian yang sulit pada saat pandemi covid 19 ini sangat berimbas kepada masyarakat khususnya yang mengandalkan usaha informal.

Namun tidak semua masyarakat terdampak covid 19 yang mendapatkan Bansos dari pemerintah, sehingga masih banyak masyarakat tidak mampu dan terdampak covid 19 yang tidak menerima manfaat bansos yang ada.

"Uang tersebut kita salurkan kepada masyarakat yang tidak masuk dalam Daftar Penerima Bansos dari pemerintah dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Lansia, relawan, anak yatim dan piatu, Kaum surau serta guru ngaji yang kita berikan sembako dan kain potong dari sumbangan tersebut," jelas pria yang akrab disapa Abul ini.

Abul menjelaskan, total seluruh gaji yang dikeluarkan selama satu tahun untuk masyarakat Desa Belantak Raya tersebut sekitar Rp. 36 juta.

Pemkab Inhil Tidak Fasilitasi Sholat Idul Fitri, Ini Penjelasan Bupati Indragiri Hilir HM Wardan

Terakhir Kepala Desa yang memiliki jumlah penduduk 9.000 jiwa ini berharap, apa yang di lakukannya ini bisa menjadi motivasi bersama dalam melawan pandemi covid 19. semoga kegiatan tersebut bisa memotivasi bagi yang lain untuk membantu sesama.

"Semoga yang lain bisa mengikuti kegiatan ini guna membantu masyarakat yang terdampak Covid-19," imbuhnya.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved