Video Berita

Mana Lebih Afdhal Membayar Zakat Fitrah dengan Uang atau Beras, Ini Penjelasan Ustadz Nurhadi

Biasanya untuk membayar zakat, ada yang memberi beras atau uang ke Badan Amil Zakat. Artinya uang dan beras sama-sama dibolehkan untuk membayar zakat

Q & A Ustadz
Ustadz Dr. Nurhadi
Pendakwah dan Dosen

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz mana lebih afdhal bayar zakat fitrah apakah dengan uang atau beras (makanan pokok)?

Jawaban:

Waalaikumsalam sahabat Tribunners. Membayar zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat muslim yang menjalankan puasa pada bulan Ramadan.

Di Indonesia sendiri, makanan pokoknya adalah nasi yang diolah dari beras. Biasanya untuk membayar zakat, ada yang memberi beras atau uang ke Badan Amil Zakat. Artinya uang dan beras sama-sama dibolehkan untuk membayar zakat.

Lazimnya daerah perkotaan yang cenderung lebih membutuhkan uang, makanya lebih afdhal dengan uang.

Begitu juga dengan masyarakat di pedesaan yang cenderung lebih membutuhkan beras, maka sebaiknya diberikan beras.

Maknanya, zakat fitrah yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di daerah masing-masing.

Jika suatu daerah lebih dibutuhkan uang berikanlah zakat fitrah dalam bentuk uang.

Sebaliknya jika di suatu daerah lebih membutuhkan beras, sebagai bahan makanan pokok, makanya berikan beras. Terpenting adalah jangan sampai kita tidak membayarkan zakat fitrah.

Hukum melaksanakan zakat fitrah adalah fardu ain. Jadi setiap individu wajib melakukan amalan tersebut.

Zakat fitrah memiliki tenggat waktu untuk diterima, yakni sampai kita selesai menunaikan Salat Ied.

Jika tidak membayar zakat fitrah, maka amal Ramadan tidak akan diterima Allah SWT. Wallahu A'lam Bishawab. (tribun pekanbaru/nasuha nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: aidil wardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved