Kuansing

Bupati Kuansing Riau Keluarkan Surat Edaran Perbolehkan Warga Shalat Idul Fitri Berjamaah di Masjid

Bupati Kuansing Drs H Mursini mengeluarkan Surat Edaran soal pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H yang boleh dilakukan di lapangan, masjid atau rumah

Tribunpekanbaru/Theo Rizky
TARAWIH - Jemaah Mesjid Agung An Nur sedang melaksanakan salat tarawih pada hari pertama, Minggu (5/5/2019). Kementerian Agama sudah mengumumkan perihal awal Ramadhan 1440 Hijriah, dalam pengumuman tersebut Ramadan 1440 H jatuh pada Senin 6 Mei 2019. Dengan demikian, awal ibadah puasa dimulai pada Senin (6/4/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Bupati Kuansing Drs H Mursini mengeluarkan keputusan terkait pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri tahun 1441 H. Dalam surat edarannya, Pemkab Kuansing mempersilahkan shalat berjamaah di masjid, musholla atapun dirumah.

"Namun dengan memperhatikan penanganan protokol covid-19," kata Mursini dalam surat edarannya.

Surat edaran tersebut bernomor Singingi Nomor : 400/SE/Kesra/V/2020/GI tentang pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri dalam suasana wabah Covid-19. Surat ditandatangani pada 18 Mei.

Protokol Covid-19 diantaranya pengurus masjid agar menjaga kebersihan mesjid, tempat berwudhuk, menggulung karpet dan menyediakan alat pencuci tangan seperti dettol, hand sanitizer dan sejenisnya.

Selain itu, jamaah diminta agar membawa sajadah masing-masing dan memakai masker. Tidak bersalaman dengan jamaah lainnya.

PDP Covid-19 di Kuansing akan Dirujuk ke Pekanbaru, Ini Sebabnya

Hanya Naik Rp 50 Per Kilogram, Harga Jual Karet di Kuansing Riau Naik Tipis Jelang Lebaran

Sementara bagi masyarakat yang berstatus ODP atau PDP dilarang melaksanakan salat berjamaah di masjid sampai habisnya masa isolasi.

Selain itu, masih dalam surat edaran yang sama, Pemkab juga meniadakan tradisi masyarakat yang menyertai Hari Raya Idul Fitri seperti doa zarah kubur, rayo puaso onam, halal bi halal kesukuan atau kegiatan sejenisnya yang menghimpun orang ramai.

Ketua MUI Kuansing H Sarpeli mengatakan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor : 28 Tahun 2020 tentang panduan salat Idul Fitri saat pandemi Covid-19 bahwa salat Idul Fitri boleh digelar dengan berjamaah di tanah lapang, masjid atau tempat lain.

Ketentuannya, katanya, berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas COVID-19. Diyakini tidak terdapat penularan seperti di perdesaan atau perumahan terbatas yang homogen, tidak ada yang terkena COVID-19.

Selain itu, terangnya, pelaksanaan salat Idul Fitri harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan.

Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, WBL Bagikan Sembako di Kampar dan Kuansing

Tiga Terdakwa Korupsi Divonis Bebas, Kejari Kuansing Riau Ajukan Kasasi

Antara lain memperpendek bacaan salat dan khutbah dan memperhatikan status, kondisi Kuansing terhadap potensi penyebaran COVID-19. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved