Dumai

Dua Pria yang Duduga Provokator Saat Aksi Pasar Senggol Diamankan Polres Dumai.

Polres Dumai menangkap 2 orang tersangka yang diduga memprovokasi massa saat dimulainya PSBB di Dumai pada Senin (18/5/2020) lalu.

TRIBUN PEKANBARU / DONNY Kusuma Putra
Kapolres dan dua pelaku diduga provoksi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Berdasarkan Keputusan Walikota Dumai Nomor 34 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Di Kota Dumai, terhitung Mulai 18 Mei 2020 Hingga 31 Mei 2020 mendatang sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Berdasarkan hal tersebut, satuan Lalu Lintas Polres Dumai bersama seluruh personil gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai melaksanakan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar Peraturan Walikota Dumai, pada Senin (18/5/2020) malam.

Hal itu dilakukan, sebagai upaya penegakan hukum yakni penindakan dengan teguran terhadap masyarakat yang tidak memenuhi peraturan di titik Chek Point Jalan Jendral Sudirman.

Namun saat menjalankan tugas, tepatnya di depan Hotel Grand Zuri yang didatangi oleh sekelompok masyarakat yang berusaha serta memaksa menghentikan kegiatan yang sedang berlangsung dengan cara memindahkan water barrier dan plang pengumuman sehingga petugas tidak dapat melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

Tolak Berlakukan PSBB di Dumai, Warga Gelar aksi turun ke jalan
Tolak Berlakukan PSBB di Dumai, Warga Gelar aksi turun ke jalan (tribun pekanbaru/donny kusuma putra)

Berdasarkan kejadian itu, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Dumai berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka yang dengan sengaja memprovokasi dan menggerakkan sejumlah orang untuk melakukan perlawanan terhadap personil Gabungan Dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai yang sedang menjalankan tugas.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira‎ membenarkan bahwa telah mengamankan dua orang diduga sebagai provokasi.

Ia menambahkan, tersangka yang berhasil diamankan yaitu FD Alias SA (40) seorang buruh yang merupakan warga Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur dan AS Alias AD (36) yang merupakan warga Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.

Dijelaskanya, bersama kedua tersangka turut diamankan sejumlah barang bukti yakni 4 buah Water Barier Orange, 2 buah plang kegiatan PSBB, 3 buah trafic Kun, 1 rangkap surat perintah tugas, 1 helai baju kaos lengan pendek Warna biru bermotif garis-garis yang bertuliskan Volcom.

Video: Tak Terima Berlakukan PSBB karena Dinilai Terlambat, Warga Dumai Gelar Aksi Turun ke Jalan

BREAKING NEWS: Aksi Penolakan Berlangsung di Hari Pertama Penerapan PSBB Dumai, Warga Turun ke Jalan

"1 buah topi warna biru dongker, 1 helai celana jeans, 1 helai baju kaos lengan panjang kombinasi warna hitam merah merk Duxman, 1 buah topi warna biru merah, 1 helai celana jeans dan 1 helai jaket jeans warna biru, juga kita amankan, saat ini pelaku sudah diamankan di mapolres Dumai, untuk proses lebih lanjut," katanya, Jumat (22/5/2020) sore.

Kapolres Dumai, AKBP Andri menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai agar dapat mematuhi Peraturan Walikota Dumai Nomor 34 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB Kota Dumai dan jangan melakukan tindakan yang melanggar ataupun melawan hukum.

"Hal tersebut tentunya sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Riau dalam kunjungannya di Kota Dumai beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa PSBB merupakan langkah Pemerintah untuk menyelamatkan rakyat," terangnya.

Menurutnya, apabila masyarakat dapat bekerjasama dengan mendisiplinkan diri dalam mematuhi seluruh himbauan dan Peraturan Pemerintah, maka pelaksanaan PSBB tidak perlu diperpanjang.

"Semoga wabah pandemi Covid-19 segera berakhir dari seluruh daerah di Indonesia khususnya Provinsi Riau dan Kota Dumai, selalu gunakan masker rajin cuci tangan dan jauhi kerumunan," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/DonyKusuma)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved