Siak

Jalan Lintas Penghubung 3 Kabupaten Rusak Parah, Dinas PU Tarukim Siak Surati Pemprov Riau

Hingga H -2 lebaran Idul Fitri 1441 H/2020 jalan lintas provinsi Riau penghubung 3 kabupaten di wilayah kabupaten Siak dalam keadaan rusak parah

istimewa
Mobil dan truk pengangkut sawit melintas di ruas jalan rusak provinsi Riau, sebelum jembatan sungai Puing, kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Jalan lintas provinsi Riau penghubung 3 kabupaten di wilayah kabupaten Siak dalam keadaan rusak parah. Jalan tersebut belum diperbaiki sampai H -2 lebaran Idul Fitri 1441 H/2020 M.

Ruas jalan provinsi tersebut dari Simpang Beringin -Maredan hingga Simpang Buatan Km 11 Koto Gasib. Ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan yang menghubungkan ibukota provinsi Riau, Pekanbaru dengan 3 kabupaten yakni Siak, Kepulauan Meranti dan Bengkalis.

"Ya jalan itu rusak parah sepanjang tahun, sehingga kami disurati oleh Satlantas Polres Siak agar berkoordinasi dengan Pemprov. Berdasarkan itu serta pantauan lapangan kami kirimkan pula surat ke Pemprov Riau agar segera menangani jalan itu," kata Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar Arifin, Jumat (22/5/2020).

Ia menguraikan, Satlantas Polres Siak mengirimkan surat ke pihaknya pada 28 Februari 2020. Surat itu ditindaklanjuti dengan melayangkan surat ke Pemprov Riau, pada 23 Maret 2020. Surat nomor: 600/PU Tarukim/III/2020/149 perihal kondisi ruas jalan provinsi di kecamatan Koto Gasib rusak parah.

"Setidaknya ada 3 poin yang kami sampaikan ke Pemprov pada surat itu," kata Irving.

VIDEO: Puluhan Anak Yatim di Koto Gasib Siak Terima Santunan dari Kader Pemuda Pancasila

BREAKING NEWS: Lagi, Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Magetan, di Kabupaten Siak

Pertama, ruas jalan Simpang Beringin-Maredan- Simpang Buatan Km11 merupakan satu-satunya ruas jalan provinsi yang menghubungkan ibukota provinsi Riau Pekanbaru dengan 3 kabupaten lainnya di pesisir Riau, yaitu kabupaten Siak, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Kedua, kondisi ruas jalan tersebut mulai dari Simpang Bakal Maredan menuju Simpang Buatan Km11 sangat parah. Yaitu selain bergelombang dan banyak sekali lubang yang menganga, dikhawatirkan akan mengancam keselamatan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

"Point ini sesuai dengan surat Kasatlantas Polres Siak yang disampaikannnya kepada kami. Koordinasi melalui surat ini sudah kami laksanakan sebelum memasuki bulan Ramadan," kata dia.

Pada poin terakhir pihaknya juga mengatakan karena ruas jalan itu sangat penting, bahkan satu-satunya jalan poros menuju 3 kabupaten serta pelabuhan penumpang pada sisi laut menuju provinsi lainnya. Pihaknya mengharapkan dinas PUPR provinsi Riau segera menangani ruas jalan tersebut.

"Kami belum tahu sejauh ini apakah pihak provinsi sudah melakukan penanganan atau belum. Sebab, kondisi jalan itu justru tampak semakin parah," kata Irving lagi.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved