Jelang Lebaran, Jumlah PDP Covid-19 di Meranti Bertambah, Puskesmas Disiapkan Untuk Isolasi

Ada (PDP) yang dipindahin (Dari RSUD) ada yang tidak, dilihat dari aspek medis, ada yang PDP yang ditaruh di rumah sakit mungkin lebih diperhatikan

Tribun Pekanbaru/Kompas.com/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Jelang Lebaran, Jumlah PDP Covid-19 di Meranti Bertambah, Puskesmas Disiapkan Untuk Isolasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (DPD) di Kepulauan Meranti kembali bertambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid 19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri Skm mengungkapkan bahwa saat ini ada ada 14 pasien PDP yang dimana 5 diantaranya terkonfirmasi positif Covid 19.

Pasien positif Covid 19 saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepulauan Meranti bersama 5 PDP lainnya yang masih menunggu hasil uji SWAB.

Sementara itu sisa PDP lainnya berjumlah 4 orang yang masih menunggu hasil uji SWAB saat ini dirawat di Puskesmas Selatpanjang.

"Ada (PDP) yang dipindahin (Dari RSUD) ada yang tidak, dilihat dari aspek medis, ada yang PDP yang ditaruh di rumah sakit mungkin lebih diperhatikan dan diprioritaskan, ada yang ditaruh di Puskesmas tergantung dari aspek pengamatan dokter yang merawat," ujar Fahri Junat (22/5/2020).

Penggunaan Puskesmas ini dilakukan sejak kemarin (21/5/2020) karena menyesuaikan dengan penambahan PDP dan ODP yang bertambah.

Walaupun demikian Fahri mengatakan bahwa kesiapan untuk puskesmas Selatpanjang dalam menampung pasien PDP sudah mumpuni.

"Terpaksa karena kondisi, mau tidak mau harus kita siapkan," ujarnga.

Sementara itu saat ini ada 14 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang saat ini diisolasi di BLK Kepulauan Meranti.

Mereka adalah orang-orang yang dinyatakan kontak erat dengan pasien Positif Covid 19 sebelumnya.

"Ada juga memang ODP yang dinyatakan sembuh tapi masih dalam pantauan dan kita rawat di BLK," Ujar Fahri.

(tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved