Idul Fitri 1441 Hijriah

Warga Dipersilahkan Sholat Hari Raya Idul Fitri di Masjid, Bupati Inhu Yopi Arianto Beri Syarat

"Terkait kegiatan ibadah diserahkan kepada masing-masing jamaah dan pengurus Masjid dan Mushola yang ada di Kabupaten Inhu," katanya.

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Warga Dipersilahkan Sholat Hari Raya Idul Fitri di Masjid, Bupati Inhu Yopi Arianto Beri Syarat 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto mempersilahkan warga Kabupaten Inhu untuk Salat Idul Fitri di Masjid atau Mushola.

Namun ia menyampaikan syarat khusus terkait imbauan tersebut. 

"Bagi warga Inhu dipersilahkan Salat Idul Fitri di Masjid, dengan ketentuan yang kurang sehat atau mengalami sakit flu, pilek, batuk atau demam jangan dipaksakan salat di Masjid," kata orang nomor satu di Inhu itu, Jumat (22/5/2020).

Yopi melanjutkan warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan pelaku perjalanan (PP) juga disarankan untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing.

Menegaskan pernyataannya itu, Yopi berkata dirinya akan melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid.

Meski ia tidak akan berpidato usai pelaksanaan Salat Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri nantinya, ia juga tidak memfungsikan protokoler selayaknya seorang Bupati.

"Terkait kegiatan ibadah diserahkan kepada masing-masing jamaah dan pengurus Masjid dan Mushola yang ada di Kabupaten Inhu," katanya. 

Sementara itu, untuk tahun ini tradisi pawai obor dan takbiran keliling tidak digelar di Kabupaten Inhu. Hal ini sesuai dengan maklumat Bupati Inhu nomor 77/Kesra/IV/2020.

"Memperhatikan kondisi saat ini, pawai obor ditahan untuk diadakan, untuk takbiran cukup dari Masjid-masjid dan Mushola yang tidak jauh dari rumah masing-masing," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved