Akui Iran Persenjatai Pejuang Palestina, Ayatollah Ali Khamenei: Bebaskan Rakyat dan Tanah Mereka

Kebijakan normalisasi kehadiran rezim Zionis di negara Palestina adalah salah satu kebijakan utama yang diusung Amerika Serikat

AFP / HANDOUT / KHAMENEI.IR
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akui pasok senjata untuk pejuang Palestina 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, perjuangan membebaskan Palestina adalah tugas Islam.

Di dalam pidatonya pada Hari Quds (Yerusalem) melalui kanal TV pemerintah Iran, Khamenei menyampaikan bahwa sudah merupakan tugas Islam untuk memperjuangkan kebebasan Palestina.

Dilansir media Perancis AFP, Khamenei mengecam pihak dan negara-negara Barat serta Arab Saudi yang dianggap mereka sebagai 'boneka' Amerika Serikat (AS) yang mendukung negara Yahudi. 

Pemimpin yang telah berusia 80 tahun itu juga tampak mengonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa Iran telah membantu warga Palestina selama ini dengan mempersenjatai mereka.

"Tujuan dari perjuangan ini adalah pembebasan seluruh rakyat dan tanah Palestina," dan "mengembalikan seluruh warga Palestina ke negara mereka," ungkap Khamenei.

Khamenei juga mengatakan, "Kebijakan normalisasi kehadiran rezim Zionis di negara Palestina adalah salah satu kebijakan utama yang diusung Amerika Serikat."

Dia juga mengatakan kalau beberapa pemerintahan Arab di Palestina yang berperan sebagai 'boneka AS' telah menyediakan berbagai prasyarat terkait hal itu seperti ikatan perekonomian dan sejenisnya. 

Namun hal itu dianggap Khamenei sebagai suatu usaha yang tak ada hasilnya.

"Setiap orang harus mengisi tangan para pejuang Palestina dan menguatkan punggung mereka. Kita akan sangat bangga melakukan dengan cara ini. Suatu hari, kita akan menyadari bahwa satu-satunya masalah para pejuang Palestina adalah kurangnya senjata," ujar Khamenei.

"Kami telah merencanakan untuk menyelesaikan masalah ini, dan "hasilnya adalah keseimbangan kekuasaan di Palestina telah berubah: hari ini Gaza dapat menghadapi agresi militer musuh Zionis dan menang."

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved