Pemerintah Wuhan Larang Makan Hewan Liar

Larangan mengonsumsi daging hewan liar ini telah berlaku sejak 13 Mei yang lalu dan akan berjalan selama lima tahun ke depan

Tribun Pekanbaru/Twitter/muyixiao
Pemerintah Wuhan Larang Makan Hewan Liar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Virus Corona atau Covid-19 diduga berasal dari kelelawar yang merupakan hewan liar.

Terkait dengan hal itu, Pemerintah Wuhan di China baru saja mengeluarkan larangan mengkonsumsi hewan liar.

Dilansir oleh TribunTravel dari DailyMail, hal ini karena hewan liar yang dikonsumsi tersebut diduga telah menyebabkan COVID-19.

Larangan mengonsumsi daging hewan liar ini telah berlaku sejak 13 Mei yang lalu dan akan berjalan selama lima tahun ke depan.

Sebelumnya, para ahli di China mengatakan bahwa virus yang telah menjadi pandemi tersebut menyebar dari hewan liar yang dijual di pasar seafood Huanan.

Pasar seafood Huanan yang telah ditutup sejak 1 Januari yang lalu dikenal sebagai tempat penjualan beragam jenis hewan liar.

Di pasar ini, ada banyak hewan liar baik yang telah mati maupun hidup yang diperjual-belikan, seperti rubah, buaya, anak serigala, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, landak, koala, dan daging buruan lainnya.

Setidaknya COVID-19 telah menginfeksi sekitar 82.965 orang dan sebanyak 4.634 orang meninggal dunia karena virus tersebut.

Dalam skala global, hampir lima juta orang tertular COVID-19 dan setidaknya 324 ribu orang meninggal akibat virus tersebut.

Atas alasan tersebut, pemerintah provinsi Hubei, tempat kota Wuhan membuat aturan larangan mengkonsumsi hewan liar.

Halaman
12
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved