Rugikan Negara Rp 16,81 Triliun, Jaksa Agung Minta Masyarakat kawal Sidang Dugaan Korupsi Jiwasraya

Saya menyampaikan ajakan dan imbauan agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat mengawal, mengikuti dan memantau pelaksanaan sidang

Kontan
Rugikan Negara Rp 16,81 Triliun, Jaksa Agung Minta Masyarakat kawal Sidang Dugaan Korupsi Jiwasraya. Foto: Asuransi Jiwasraya 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berkas perkara 6 tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sudah diserahkan jaksa ke pengadilan.

6 tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi itu akan diadili di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam waktu dekat persidangan akan dimulai.

Dilansir dari Tribunnews.com, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengajak seluruh lapisan masyarakat mengawal jalannya persidangan perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Saya menyampaikan ajakan dan imbauan agar seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat mengawal, mengikuti dan memantau pelaksanaan sidang Perkara Tipikor Jiwasraya (Persero) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ucap ST Burhanuddin dalam keterangannya, Jumat (2/5/2020).

 

"Mengingat proses penanganan perkara tersebut sekarang sudah menjadi wewenang pengadilan untuk memeriksa dan mengadili mega korupsi tersebut," tutur Burhanuddin.

Seperti diketahui, sejak penanganan perkara tersebut disidik oleh Kejaksaan Agung pada 17 Desember 2019, Tim Jaksa Penyidik pada Jampidsus bekerja marathon, setiap hari melakukan pemeriksaan saksi, memeriksa ahli dan tersangka.

Tim jaksa juga melakukan penggeledahan dan penyitaan hingga akhirnya mengajukan perhitungan kerugian keuangan negara ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) sehingga ditemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp. 16,81 Triliun.

"Setelah penyidikan perkara tersebut selesai dan berkas perkara diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk diteliti syarat-syarat kelengkapan formil maupun materiilnya. Akhirnya semua berkas (6 berkas) ‎perkara dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum," tuturnya.

Penyidik telah melakukan pelimpahan tahap dua, tersangka dan barang buktinya dari Tim Jaksa Penyidik kepada Tim Jaksa Penuntut Umum.

Halaman
123
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved