Wabah Virus Corona

Tak Pakai Masker di Luar Rumah, Qatar Terapkan Sanksi Terancam Penjara 3 Tahun dan Denda Rp 800 Juta

Hukuman kurangan penjara 3 tahun dan denda Rp 800 juta menjadi hukuman terberat di dunia berada di Qatar.

Christian Slater/Pixabay
Ilustrasi pemakaian masker untuk cegah penyebaran Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hukuman paling berat di dunia diterapkan oleh Qatar untuk pelanggar aturan aturan tidak memakai masker saat berada di luar rumah.

Bagi mereka yang melanggar, siap-siap penjara menanti.

Pemerintah akan menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara.

Sanksi tegas ini diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Sejauh ini virus corona telah mendera lebih dari 32.000 orang di Qatar.

Selain hukuman kurungan penjara, pelanggar masih harus membayar denda 200.000 Riyal, atau sekitar 40.000 dolar AS atau setara dengan Rp 800 juta lebih.

Hukuman kurangan penjara 3 tahun dan denda Rp 800 juta menjadi hukuman terberat di dunia berada di Qatar.

HEBOH Video Petugas RS Minta Uang 3 Juta untuk Pemulasaran Jenazah PDP Corona, Ini Kata Rumah Sakit

Warren Tanoesoedijo, Anak Hary Tanoe Menangkan Lelang Motor Jokowi Rp 2,55 M, Masih 19 Tahun

VIDEO Update Virus Corona di Dunia 23 Mei: Hampir 5,3 Juta Orang Terinfeksi, 2,1 Juta Sembuh

Menurut The Sun, polisi telah menyiapkan pos pemeriksaan untuk memperingatkan para supir terkait aturan baru.

Sejauh ini, hanya 15 kasus kematian akibat virus corona terjadi di Qatar.

Sebagian besar kasus di Qatar berada di daerah di mana pekerja migran hidup dalam kondisi ramai.

Para pekerja migran itu sedang bekerja mempersiapkan Piala Dunia 2022.

Mengutip data Worldometers, Jumat (22/5/2020) pukul 18.40 WIB, terdapat 38.651 kasus positif, 17 orang meninggal dunia, dan 7.288 orang sembuh dari virus corona. (Fox News)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Pakai Masker di Qatar Terancam Penjara 3 Tahun dan Denda Rp 800 Juta, 

Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved