Warga Pelalawan yang Mudik Pakai Surat Keterangan dari Diskes, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di GOR

Diskes Pelalawan Riau memantau penduduk yang mudik atau pulang kampung dengan alasan tertentu selama Bulan Ramadan maupun Idul Fitri 1441 H.

Istimewa
Bupati Pelalawan, HM Harris didampingi Tim GTPP Covid-19 mengecek kesiapan GOR Tengku Pengeran yang akan dijadikan sebagai lokasi karantina khusus bagi warga yang pulang dari zona merah, Selasa (26/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan Riau memantau penduduk yang mudik atau pulang kampung dengan alasan tertentu selama Bulan Ramadan maupun Idul Fitri 1441 H.

Berdasarkan pendataan Diskes, ada 38 surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) kepada masyarakat disaat pandemi virus corona ini.

Surat itu sebagai dasar bagi warga untuk bepergian keluar Pelalawan dengan alasan yang urgent, seperti saudara meninggal hingga sakit.

Surat tersebut menjelaskan jika yang bersangkutan dinyatakan sehat dan hasil rapid testnya nonreaktif.

"Ada 38 surat keterangan yang kita kelurkan bagi warga yang ingin pulang ke beberapa daerah. Kita memang selektif dalam hal ini," terang Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (26/5/2020).

Asril menjelaskan, sebagian besar dari 38 surat itu bepergian ke daerah yang ditetapkan sebagai zona merah atau transmisi lokal.

Jika mereka nantinya pulang ke Pelalawan, Diskes akan mengarahkan warga tersebut untuk dikarantina di tempat yang disediakan.

"Kita telah menyiapkan GOR Tengku Pangeran untuk tempat karantina bagi masyarakat berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP)," beber Asril.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini menyebutkan, GOR Tengku Pangeran mempunya kapasitas 50 sampai 60 orang untuk menjalani isolasi khusus.

Semua fasilitas yang dibutuhkan telah disiapkan untuk menampung warga yang akan diisolasi.

Mulai dari tempat tidur, fasilitas MCK, hingga makan tiga kali dalam sehari juga disiapkan.

"Kita kita siapkan petugas dan tenaga medisnya juga untuk mengontrol warga yang dikarantina,"ungkapnya.

Adapun warga yang akan menjalani karantina yakni yang bepergian keluar daerah menggunakan surat keterangan, terntu berstatus ODP.

Kemudian warga Pelalawan yang pulang dari zona merah, termasuk masyarakat yang terjaring di posko check point Covid-19). Selama 14 hari akan menjalani isolasi khusus dibawah pengawasan petugas dan tim medis.

"Tadi kami sudah cek bersama tim dan pak bupati. Instruksi beliau siapapun warga yang dari zona merah, harus dikarantina," tukasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved