Virus Corona di Riau

Dua Hari Berturut-turut, Riau Nihil Penambahan Kasus Virus Corona, Warga Diminta Tetap Waspada

Senin (25/5/2020) hingga Selasa (26/5/2020), tidak ditemukan ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau.

tangkapan layar youtube
dr Indra Yovi , jubir Satgas Covid-19 Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak dua hari ini, Senin (25/5/2020) hingga Selasa (26/5/2020), tidak ditemukan ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau. Hingga saat ini total kasus pasien positif Covid-19 di Riau masih bertahan di angka 111 kasus.

"Alhamdulillah, dua hari ini berturut-turut tidak ada kasus positif Covid-19,"kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi saat menyampaikan keterangan resminya di Posko Gugus Tugas Covid-19 Riau di Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Selasa (26/5/2020).

Selain itu, kabar baiknya berikutnya, ada penambahan 10 pasien positif Covid-19 di Riau dinyatakan sembuh.

setelah hasil uji swabnya dua kali berturut-turunya negatif. Saat ini 10 pasien itu telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Sepuluh pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, diantaranya, Nn. S (3) yang merupakan warga Kota Dumai, Tn. MVR (15) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis, Tn. S (42) yang merupakan warga Kota Dumai, Ny. AP (33) yang merupakan warga Kota Dumai, Tn. AAH (15) yang merupakan warga Kota Dumai.

Kemudian Tn. IMA (16) yang merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Ny. DAP (28) yang merupakan warga Kota Pekanbaru, Ny. Y (49) yang merupakan warga Kota Pekanbaru, Nn. AM (22) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis, dan Tn. MAF (23) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis.

"Kita berharap kondisi ini terus dapat bertahan. Sehingga jumlah kasus positif Covid-19 semakin berkurang," katanya.

Yopi mengatakan, penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Riau sebagian besar merupakan hasil kontak orang yang datang dari luar daerah.

Misalnya, dari Sukabumi, Magetan, Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Selatan (Sumsel).

"Kasus Covid-19 di Riau memang didominasi kasus impor. Makanya kita imbau kepada semua pihak, mulai dari RT, RT dan seterusnya untuk mengawasi warganya yang baru datang dari luar Riau. Khususnya dari daerah terjangkit," katanya. ( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved