Breaking News:

New Normal di Riau

Bupati Pelalawan Riau Tolak Perpanjang PSBB dan Persiapkan Penerapan New Normal

Bupati Harris memilih tidak memperpanjang PSBB dan mempersiapkan penerapan New normal atau normal yang baru.

Penulis: johanes | Editor: Sesri
TribunPekanbaru/Johanes
Unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan mengikuti rapat via telekonfrence bersama Gubernur Riau di Command Centre kantor bupati terkait kelanjutan PSBB, Kamis (28/5/2020). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Bupati Pelalawan Riau, HM Harris, menolak untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir hari ini Kamis (28/5/2020).

Penolahan itu disampaikan saat mengikuti rapat telekonfrence bersama Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar, pada Kamis (28/5/2020).

Rapat virtual itu membahas kelanjutan PSBB yang diterapkan di Pelalawan dan hari ini akan berakhir.

Bupati Harris yang didampingi unsur Forkopimda Pelalawan mendapat giliran untuk memaparkan kondisi Corona Virud Disease 2019 ( Covid-19) terkini.

Kemudian menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan PSBB yang digelar selama 14 hari, 10 hari sosialisai dan 4 hari penindakan.

Bupati Harris memilih tidak memperpanjang PSBB dan mempersiapkan penerapan New normal atau normal yang baru.

BREAKING NEWS: PSBB Tahap III Berakhir Hari Ini, Pekanbaru Berencana Terapkan PSBB Menuju New Normal

Warga Kuansing Riau Tolak Bantuan Covid-19 dari Kemensos, Alasannya Karena Malu

Bukittinggi Bersiap New Normal, Mulai 1 Juni Akan Lakukan Pelonggaran Bertahap

Hal itu tegas disampaikan Harris kepada Gubri Syamsuar dalam perbincangan rapat telekonfrensce.

"Kami meminta kalau PSBB tidak diperpanjang, tetapi menerapkan New normal seperti yang diminta pemerintah pusat," terang Harris kepada Gubri, Kamis (28/5/2020).

Harris menyebutkan, pemda menunggu kajian dan petunjuk dari pusat maupun provinsi terkait new normal yang dilaksanakan nanti.

Pada dasarnya, pemda siap untuk menerapkan era baru yang membuka keran aktivitas masyarakat yang selama ini dibatasi.

Namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, khsusunya di lokasi keramaian.

"Kami menunggu kebijakan selanjutnya terkait New normal ini," tandas Harris.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved