Update Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Dimolotov OTK, Polisi Beberkan Dugaan Sementara Motif Pelaku

Pelaku kabur. Kemudian terdengar teriakan warga soal kebakaran. Polisi yang datang ke lokasi mendapatkan beberapa barang bukti

Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Update peristiwa pelemparan molotov di rumah dinas pegawai Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang.

Polisi yang melakukan penyelidikan mendapatkan beberapa barang bukti di sekitar lokasi peristiwa.

Pelaku kabur setelah warga terdengar berteriak kebakaran.

Hasil pemeriksaan sementara kepolisian menduga latar belakang pelemparan molotov di rumah pegawai Pengadilan Tinggi (PT) Tanjung Karang adalah masalah pribadi.

Ilustrasi
Ilustrasi (Dok. Mardani)

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Polisi (Kompol) Rosef Effendi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus pelemparan bom molotov tersebut.

Rumah milik Aznel Mahendra, Kasubbag Kepegawaian dan Teknologi Informasi (TI) PT Tanjung Karang itu terbakar setelah dilempar molotov oleh dua orang tak dikenal pada Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Rosef mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan dari korban Aznel terkait kasus tersebut.

Rosef menyebutkan, kesimpulan sementara dari pemeriksaan terhadap Aznel adalah karena ada masalah pribadi.

"Kesimpulan sementara ada masalah internal," kata Rosef, saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Dari pemeriksaan itu, diketahui pula bahwa korban Aznel sedang mengalami masalah pribadi dengan salah satu oknum pegawai yang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Blambangan Umpu, Way Kanan.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved