Pekanbaru

Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dengan Tali Jemuran, Ada Obat Sakit Kepala di Ruang Tamu

Korban pertama kali diketahui saat saksi yang merupakan adik kandungnya, berkunjung ke rumah kontrakan korban.

Istimewa
Warga Jalan Mawar, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang pria berinisial R (33), Kamis (28/5/2020) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Warga Jalan Mawar, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan aksi gantung diri yang dilakukan seorang pria berinisial R (33), Kamis (28/5/2020) malam.

Korban ditemukan dalam posisi terjeret lehernya dengan seutas tali jemuran di dalam rumah kontrakannya di daerah tersebut.

Aksi bunuh diri ini pertama kali diketahui saat saksi yang merupakan adik kandung korban, berkunjung ke rumah kontrakan korban.

Ketika saksi akan masuk ke dalam rumah, dia mendapati kondisi pintu depan rumah terbuka.

Tanpa curiga, saksi masuk ke dalam rumah.

Dia terkejut bukan kepalang, melihat abangnya tergantung dengan seutas tali jemuran warna oranye di kusen pintu kamar.

Saksi lalu memanggil warga sekitar dan Ketua RT. Tubuh korban lalu diturunkan dan dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru.

Peristiwa itu juga dilaporkan kepada petugas SPKT Polsek Senapelan.

"Tim lalu mengecek ke lokasi kejadian dan korban yang sudah dibawa ke RS Ibnu Sina Pekanbaru," jelas Kapolsek Senapelan, Kompol Kariamsah Ritonga, Jumat (29/5/2020).

Lanjut dia, jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan Visuum Et Repertum.

Berdasarkan hasil visum dipastikan, korban meninggal diduga karena gantung diri.

"Sementara di rumah korban, ditemukan adanya ikatan tali jemuran warna oranye yang tergantung di kusen pintu kamar dan dibawahnya ditemukan kursi kayu kecil," papar Kapolsek.

Selain itu dibeberkannya, di ruang tamu depan ditemukan adanya obat sakit kepala merk Jinten Arab.

"Berdasarkan keterangan adek kandung korban, bahwa korban telah lama mengalami sakit di bagian kepala dan korban agak tertutup tentang pribadinya," pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved