Sang Ibu Melihat Jari Anaknya Digigit Kutu Kucing, Membengkak, Efeknya Demam Tinggi dan Muntah

Tak ada firasat apapaun mengetahui jari anaknya digigit kutu kucing. Namun bocah itu akhirnya meninggal dunia. Sang ibu menceritakannya

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Seorang bocah mengalami demam tinggi dan muntah setelah diduga digigit kutu kucing

Setelah menjalani perawatan yang intensif, bocah tersebut akhirnya meninggal dunia.

Sang ibu bahkan tak punya firasat anaknya itu akan menghembuskan nafas terakhirnya.

Sang ibu menceritakan bagaimana awalnya anaknya digigit hewan yang berasal dari kucing tersebut

Korban merupakan seorang bocah asal Dukuh Dayu, Desa Jati Tengah, Sukodono, Sragen, Jawa Tengah.

Bocah asal Sragen, Jawa Tengah, yang jari tangan kanannya bengkak digigit kutu kucing meninggal dunia, Kamis (28/5/2020).
Bocah asal Sragen, Jawa Tengah, yang jari tangan kanannya bengkak digigit kutu kucing meninggal dunia, Kamis (28/5/2020). (Labib Zamani/Kompas.com)

Ia meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo.

Bocah bernama Tsamara Kumaira Mariba ini sebelumnya diketahui digigit kutu kucing, hingga kemudian dirinya mengalami demam tinggi dan muntah.

"Minggu kemarin mengalami panas sama muntah. Terus Seninnya saya bawa ke RSUD Dr Moewardi," kata ayah Tsamara, Wanto (30) saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/5/2020) malam.

Sejak jari tangan kanannya membengkak akibat digigit kutu kucing, Wanto selalu mengantar anaknya rutin mengikuti kemoterapi.

"Awalnya, dikemoterapi di rumah sakit selama 14 hari. Baru pulang kemarin (Kamis). Minggunya badannya panas tinggi 39,9 derajat celcius dan muntah," terang Wanto.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved