Baru Lepas 2 Bulan,Napi Ini Kembali Ditangkap Merudapaksa Bocah 12 Tahun, Anak Calon Istrinya Lagi

Muhyanto (51) yang baru dilepaskan dari Lapas 4 April 2020 lalu,kembali ditangkap karena merudapaksa bocah 12 tahun yang tak lain anak calon isterinya

Istimewa
Napi asimilasi yang kembali ditangkap karena menggauli anak-anak, Muhyanto. 

TRIBUNPEKANBARU.COM-Napi yang mendapat program asimilasi, Muhyanto (51) asal Dusun Rowo Agung, Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung harus boyongan lagi ke terali jeruji besi.

Tersangka bebas dari Lapas Kelas IIB Tulungagung, 4 April 2020 lalu karena divonis 7 tahun penjara dalam kasus persetubuhan dengan anak. Namun perbuatan tak senonoh itu diulangi lagi.

Lebih tragis lagi, korban yang dirudapaksa adalah anak dari calon istrinya.

Tak pelak, belum genap dua bulan menikmati kebebasan, duda tiga anak ini ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satrekrim Polres Tulungagung.

Muhyanto kembali mengulangi perbuatannya, merudapaksa calon anak tirinya, sebut saja Mimi yang masih berusia 12 tahun.

7 Siswa Merudapaksa Siswi SMK, Pelaku Adalah Kakak Kelas, Sudah Teriak Tapi Tak Ada yang Dengar

Pemuda Mesum Tak Berkutik, Hendak Rudapaksa Bu Guru Malah Dapat Perlawanan Tak Biasa dari Korban

“Dia kami tangkap pada Kamis (28/5/2020) malam di  sebuah rumah kos di Desa Plosokandang, Kecamatan Sumbergempol,” terang Kepala UPPA Satrekrim Polres Tulungagung, Iptu Retno Pujiarsih, Sabtu (30/5/2020).

Retno menuturkan, usai bebas dari Lapas Muhyanto berkenalan dengan Z, ibu korban yang berstatus janda. Karena kesamaan status, keduanya menjalin hubungan asmara dan sepakat akan menikah.

Namun karena dalam kondisi pandemi Covid-19, mereka tidak bisa melangsungkan pernikahan.

“Karena tidak bisa menikah, si tersangka ini tinggal di rumah ibu korban yang ada di Kecamatan Ngunut,” ungkap Retno.

Karena dianggap kumpul kebo, pasangan ini diusir oleh warga sekitar. Muhyanto, Z dan Mimi kemudian pindah ke sebuah rumah kos, masih di desa yang sama.

Halaman
123
Editor: CandraDani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved