Gegara Petantang-petenteng Lawan AS, Status Istimewa Hongkong Bakal Dicabut, Xi Jinping Gigit Jari!

Kebebasan-kebebasan itu termasuk ekonomi pasar bebas, peradilan yang independen, kebebasan berbicara, dan otonomi legislatif.

Fodors.com
hak istimewa Hongkong bakal dicabut, China bakal gigit jari 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Washington pekan ini mengumumkan Hong Kong bukan lagi daerah otonom China, sehingga mereka akan mencabut hak istimewanya.

Pencabutan hak istimewa Hong Kong oleh Amerika Serikat ( AS) ini dapat berpengaruh banyak ke keuangan bekas wilayah jajahan Inggris itu.

Trump pada Jumat (29/5/2020) telah bersumpah untuk mencabut hak istimewa Hong Kong dalam sektor perdagangan dan perjalanan, sekaligus menyebut UU Keamanan Nasional yang diterapkan China sebagai "tragedi" bagi Hong Kong.

Akan tetapi Trump belum merinci lebih lanjut bagaimana pencabutan hak istimewa Hong Kong ini akan dilakukan.

Apa maksud status istimewa Hong Kong di China?

Saat Inggris mengembalikan Hong Kong ke China pada 1997, disepakati aturan "Satu Negara Dua Sistem" yang memungkinkan kota itu memiliki kebebasan dan otonomi tertentu selama 50 tahun.

Kebebasan-kebebasan itu termasuk ekonomi pasar bebas, peradilan yang independen, kebebasan berbicara, dan otonomi legislatif.

Sebagai dampaknya, banyak negara termasuk AS mengeluarkan UU yang memungkinkan mereka memperlakukan Hong Kong sebagai entitas perdagangan terpisah dari China.

Pengaturan itu membuat Hong Kong dapat berkembang menjadi pusat keuangan dunia, setara dengan London dan New York.

Perjalanan bebas visa yang resiprokal, mata uang dollar, pertukaran saham terbesar keempat di dunia, serta hukum, pajak, dan perlindungan hukum yang ramah bisnis menyelimuti roda perdagangan Hong Kong.

Halaman
1234
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved