Breaking News:

Artikel

Model CPRES Meningkatkan Pengetahuan Karir Mahasiswa

Kemampuan lulusan harus mencakup 4 unsur untuk menjadikannya sebagai CPL yaitu mencakup unsur sikap, pengetahuan, psikomotorik dan keterampilan khusus

Editor: rinalsagita
istimewa
Yenny Denelita 

Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti berdasarkan tracer study dan mahasiswa aktif kuliah diketahui bahwa kesulitan dalam mengidentifikasi potensi dan peminatan keahlian bidang ilmu yang diambil,

karena peserta didik (mahasiswa) masih fokus pada peningkatan aspek pengetahuan (kognitif)), sehingga aspek sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik) yang diperlukan dalam dunia kerja belum maksimal mendukung pemilihan dan perencanaan karir sesuai dengan bidang keahlian setelah lulus menjadi Sarjana dari Perguruan Tinggi.

Lulusan yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi hendaknya dapat menjalankan bidang keahlian yang dicapai sesuai profil lulusan Program Studi dimana pencapaian kemampuan keahlian peserta didik (mahasiswa) dapat dinyatakan dalam rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang dijabarkan secara selaras dalam matakuliah.

Penetapan kemampuan lulusan harus mencakup empat unsur untuk menjadikannya sebagai CPL yaitu mencakup unsur sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), psikomotorik berupa keterampilan umum dan keterampilan khusus (kemampuan kerja) berdasarkan SN-Dikti dan jenjang kualifikasi KKNI.

Dimana unsur sikap dan keterampilan umum mengacu pada SN-Dikti sebagai standar minimal yang memungkinkan ditambah oleh Program Studi untuk memberi ciri lulusan Perguruan Tingginya.

Sedangkan unsur keterampilan khusus (kemampuan kerja) dan pengetahuan (kompetensi) dirumuskan dengan mengacu pada deskriptor KKNI sesuai dengan jenjang pendidikannya.

CPL yang dirumuskan harus jelas, dapat diamati, dapat diukur dalam proses pembelajaran, serta dapat didemonstrasikan dan dinilai pencapaiannya (AUN-QA, 2015).

Perumusan CPL yang baik dapat dipandu dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan diagnostik.

Setiap butir pertanyaan pada CPL mengandung kemampuan (behavior/cognitive prosess) dan bahan kajian (subject matters), bahkan dapat ditambah konteksnya (context) (Tyler, 2013; Anderson & Krathwohl, 2001).

Rumusan CPL disarankan untuk memuat kemampuan yang diperlukan dalam era Revolusi Industri 4.0 tentang literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia, serta kemampuan memandang tanda-tanda akan terjadi Revolusi Industri 5.0.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved