Ojek Online Bakal Unjuk Rasa ke Istana Negara Jika Tak Boleh Bawa Penumpang Saat New Normal

Jika tidak diperbolehkan angkut penumpang saat new normal, para pengemudi ojek online atau ojol siap menggelar aksi unjuk rasa ke Istana Negara.

kompas.com
Pengemudi ojek online melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2019). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jika tidak diperbolehkan angkut penumpang saat new normal, para pengemudi ojek online atau ojol siap menggelar aksi unjuk rasa ke Istana Negara. 

Para pengemudi ojol ini juga mempersiapkan prosedur kesehatan jika diperbolehkan mengangkut penumpang

Dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi Covid-19, pemerintah sudah mencanangkan skema gaya hidup baru atau new normal.

Di sektor transportasi, salah satu yang harus melakukan adalah ojek online.

Sebab dalam operasinya, penumpang dan driver ojek online pasti berinteraksi langsung, serta dengan mudah dapat terpapar virus corona. 

Igun Wicaksono, Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi dan protokol kesehatan bagi pengendara ojek online.

Igun menyebutkan, salah satu hal yang bakal diterapkan adalah basic hygiene bagi para pengendara maupun penumpang ojek online.

“Sebagai salah satu protokol kesehatan yang kami terbitkan agar penumpang diimbau membawa helm pribadi sendiri,” ujar Igun, kepada Kompas.com (29/5/2020).

“Selain itu, basic hygiene mengatur driver ojol membawa sabun antiseptik, hand sanitizer, menjaga kebersihan atribut dan kebersihan diri,” katanya.

Halaman
123
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved