Breaking News:

New Normal di Pelalawan

Tak Pakai Masker Dilarang Masuk Tempat Wisata, Pengelola Diminta Taati Protokol Kesehatan

Masyarakat yang hendak mengunjungi tempat wisata harus menaati protokol kesehatan seperti yang dianjurkan dinas kesehatan.

Penulis: johanes
Editor: M Iqbal
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Danau Tajwid Tanpa Pengunjung Selama Sebulan, Sektor Pariwisata di Pelalawan Terimbas Wabah Covid-19 
TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pelalawan Riau mengumumkan pembukaan tempat wisata setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir pekan lalu dan memasuki era New Normal.
Kepala Disparpora Pelalawan, Andi Yuliandri menyebutkan, tempat-tempat wisata yang akan beroperasi kembali setelah hampir dua bulan ditutup sementara.
Untuk mencegah penyebaran virus corona ditengah masyarakat dan mengikut imbauan pemerintah untuk tidak berkumpul atau menjauhi keramaian termasuk di tempat wisata. 
"Tempat wisata kita sudah mulai buka. Danau Tajwid dan yang lainnya," terang Andi Yuliandri kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (31/5/2020). 
Andi menjelaskan, masyarakat yang hendak mengunjungi tempat wisata harus menaati protokol kesehatan seperti yang dianjurkan dinas kesehatan.
Seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak sesama, dan jika memiliki hand sanitizer seharusnya dibawa.
"Kita tegaskan ke pengelola jika pengunjung tak pakai masker, jangan diperbolehkan masuk. Kita harus disiplin dalam masa New Normal ini," terangnya.
Pihak pengelola juga harus menyediakan fasilitas seperti pencuci tangan dan tanda-tanda jaga jarak seperti di lokasi tempat duduk maupuk areal berkumpul.
Bisa juga menyediakan masker komersial bagi pengunjung yang tidak membawa masker. Sehingga bisa dibeli secara langsung sebelum memasuki areal wisata.
"Saya rasa semua pengelola sudah paham apa itu protokol kesehatan yang ketat dan bertanggungjawab. Termasuk juga menyemprotkan disinfektan di areanya," kata Andi.
Terkait pelaksanaan Bono Surving tahun 2020, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kementerian dan mempertanyakan perizinannnya.
Selain itu, anggaran pelaksanaan Bekudo Bono sudah sempat dirasionalisasi oleh pemda untuk menutupi kekurangan anggaran yang terjadi.
Jika kemudian kembali dianggarkan pada APBD Perubahan, Bono Surfing berpeluang digelar kembali di masa pandemi corona ini.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved