Breaking News:

Bukan Lagi Sebagai Lauk! China Akhirnya Golongkan Anjing Sebagai Hewan Peliharaan

Dalam panduan yang dirilis kementerian pertanian, terdapat beberapa hewan yang diklasifikasan sebagai ternak maupun hewan yang bisa dikonsumsi.

pexels.com
Anjing dikenal memiliki kecerdasan dan bisa dilatih 

"Sekarang, mereka dibesarkan sebagai hewan peliharaan, melakukan pencarian dan penyelamatan, membantu tuna netra, dan memulihkan manusia," ulas kementerian.

Kementerian pertanian China menjelaskan, dengan semakin majunya peradaban, kebiasaan tradisional terhadap anjing juga mengalami perubahan.

Namun, penggolongan ulang itu tidak memberikan batasan jelas apakah hewan itu dilarang dimakan atau boleh, membuatnya berada di wilayah abu-abu.

Isco dan Messi
Isco dan Messi (www.masteragenbola.org)

Masyarakat yang ingin membesarkan canine itu untuk tujuan lain, misalnya mempekerjakannya, harus mendapatkan izin dari pemerintah lokal.

Pengklasifikasian ulang itu merupakan upaya mereduksi perdagangan hewan liar, di tengah menyebarnya patogen virus corona.

Virus itu diyakini berasal dari kelelawar horseshoe, dan melompat ke manusia melalui hewan perantara di pasar basah Wuhan.

Sejak merebak, Beijing langsung melarang adanya perdagangan binatang liar, dengan kota lainnya mengikuti dengan menerapkan aturan masing-masing.

Kota Shenzhen menjadi yang pertama melarang konsumsi daging anjing April lalu, di mana mereka memasukkan "daftar putih" hewan yang boleh dimakan.

Tidak dijelaskan bagaimana daftar dari kementerian pertanian itu bakal diterapkan.

Kurangnya hukum mengenai kekejaman hewan membuat perdagangannya bisa marak kembali.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved