Breaking News:

Pelalawan

Korban Kebakaran 10 Rumah di Pelalawan Masih Trauma, Dinsos akan Salurkan Bantuan

polisi juga masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran dari satu diantara 10 rumah tersebut hingga habis terpanggang.

ISTIMEWA
Petugas gabungan dan warga memadamkan 10 rumah petak yang terbakar di Jalan Pepaya gang Nurul Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Minggu (31/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Para korban kebakaran 10 petak rumah di Kelurahan Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Minggu (31/5/2020) masih trauma hingga Senin (1/6/2020).

Kebakaran hebat menghanguskan sembilan rumah petak dan satu rumah bulatan yang terbakar pada bagian atapnya di Jalan Pepaya Gang Nurul Pangkalan Kerinci sekitar pukul 16.20 Wib.

Kejadian itu berlangsung ditengah permungkiman padat penduduk pada sore hari yang membuat masyarakat panik.

Api baru berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Satpol PP Pelalawan diturunkan.

Personil Damkar dibantu polisi, TNI, dan masyarakat sekitar bergotong royong menjinakan si jago merah.

"Sampai sekarang para korban masih trauma dan belum bisa dimintai keterang. Kita juga ngak mau memaksa dan kasihan. Tunggu tenang dulu," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK, melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (1/6/2020).

Kebakaran 10 rumah petak yang terbakar di Jalan Pepaya Gang Nurul Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Minggu (31/5/2020).
Kebakaran 10 rumah petak yang terbakar di Jalan Pepaya Gang Nurul Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Minggu (31/5/2020). (istimewa)

Kapolsek Novaldi menjelaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan perkiraan kerugiaan materi yang ditimbulkan musibah tersebut.

Hampir semua perkakas dan peralatan rumah tangga milik para korban ludes dilalap api.

Selain itu polisi juga masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran dari satu diantara 10 rumah tersebut hingga habis terpanggang.

"Belum ada rencana menerjunkan tim Laboratorium Forensik (labfor). Kita masih melihat situasi dulu," tandas Novaldi.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved