Breaking News:

Arab Saudi Tutup Akses, Jemah Haji Indonesia 2020 Gagal Berangkat, Bagimana Nasib Mereka?

Nampaknya jemaah haji Indonesia harus bersabar soal keberangkatan haji. Mungkin banyak yang mempertanyakan bagaimana nasib jemaah haji 2020.

Editor: Hendri Gusmulyadi
AFP Photo/Mohammed Al-Shaikh/Kompas.com
Ilsutrasi tenda jemaah haji 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nampaknya jemaah haji Indonesia harus bersabar soal keberangkatan haji.

Mungkin banyak yang mempertanyakan bagaimana nasib jemaah haji 2020.

Simak ulasan ini sampai akhir!

Pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020. Menyusul kebijakan tersebut, calon jemaah haji yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji ( Bipih) akan diberangkatkan pada 2021 atau 1442 Hijriah.

"Seiring keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan tersebut jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi biaya perjalanan haji atau Bipih tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442 Hijriah atau 2021 masehi mendatang," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Fachrul mengatakan, setoran pelunasan Bipih yang telah dibayarkan jemaah akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Namun demikian, lanjut Fachrul Razi, setoran pelunasan Bipih dapat diminta kembali oleh jemaah, apabila memang dikehendaki.

"Namun juga setoran pelunasan Bipih itu dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan kalau memang dia butuh. Silahkan, bisa diatur, dan kami akan mendukung itu semua dengan sebaik-baiknya," kata Fachrul Razi.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia tahun 2020 ini.

Keputusan tersebut diambil mengingat pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved