Breaking News:

Kuansing

Jika Pacu Jalur Tetap Dilaksanakan, Bupati Kuansing Khawatir Susah Untuk Terapkan Protokol Covid-19

Iven Pacu Jalur Tingkat Naskonal 2020 di Kuansing tahun ini dilematis. Jika dilaksanakan maka sulit terapkan protokol kesehatan ke ribuan penonton.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Palti Siahaan
Warga Desa Kopah tumpah ruah di pinggir sungai Kuantan merayakan jalur Limbago Sati lolos ke hari keempat pacu jalur 2019 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN – Pelaksanaan Pacu Jalur Tingkat Naskonal 2020 di Kuansing, Riau, yang menurut dilaksanakan Agustus tahun ini hingga kini belum dapat diputuskan. Bupati Kuansing, Drs H Mursini mengatakan, jika iven ini tetap terlaksana di tengah Pandemi Corona maka akan susah menerapkan Protocol Covid-19.

“Akan susah menerapkan protokol Covid-19 di pacu jalur,” kata Mursini, Selasa (2/6/2020).

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pacu jalur, jumlah masyarakat yang menonton tidak hitungan ribuan orang. Namun puluhan ribu bahkan ratusan ribu setiap harinya yang menonton.

Lokasi menonton hanya dipinggiran sungai Kuantan, tepatnya di tepian Narosa. Dengan jumlah sebanyak itu pastinya akan berdesak-desakan.

FAKTA di Balik Meriahnya PACU JALUR di Riau, Harga PARKIR yang Membumbung Tinggi, Capai Rp 40 Ribu
FAKTA di Balik Meriahnya PACU JALUR di Riau, Harga PARKIR yang Membumbung Tinggi, Capai Rp 40 Ribu (Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan)

“Bagi yang sudah pernah menonton pacu jalur, tentu bisa melihat keadaannya. Bagaimana desak-desakannya,” katanya.

Diperkirakan, saat pacu jalur, 2/3 warga Kuansing akan menonton. Sisanya berasal dari wilayah lain seperti Sumbar, Inhu dan lainnya.

“Penonton dari Sumbar itu dari Dharmasraya dan Sijunjung. Juga banyak dari Inhu,” katanya.

Lainnya, para pedagang juga akan banhak datang. Pedagang luar didominasi dari Sijunjung dan Dharmasraya.

“Ini yang kita khawatirkan. Kalau ada pedagang luar yang terkena covid, akan menginfeksi. Akan banyak yang kena,” katanya.

Realisasi Pendapatan Kabupaten Kuansing Tahun 2019 Capai 93 Persen atau Rp 1,520 Triliun

Lebaran Sudah Berlalu, Empat Perusahaan di Kuansing Riau Diadukan Terkait Masalah THR

Ia khawatir, saat pelaksaan pacu jalur, nantinya ditemukan kasus positif covid-19. Ini akan jadi masalah baru nantinya.

Pihaknya pun berprinsip, lebih bagus mencegah dari pada mengobati. Sehingga Kuansing tetap jadi zona hijau.

“Makanya kita tegaskan akan susah menerapkan protocol covid-19 saat pacu jalur,” tegasnya.

Mursini mengatakan hari ini, Selasa (2/6/2020), pihaknga juga akan membahas pacu jalur ini. Tentunya juga membahas penanganan covid-19.

Sebelumnya, juru bicara gugus tugas penangaanan covid-19 di Kuansing, Agus Mandar mengatakan Gubri Syamsuar memberi lampu hijau pelaksaan pacu jalur tingkat nasional tahun ini.

Kepada media, Agus Mandar mengatakan mengeanai pelaksanaan pacu jalur tingkat nasional di Teluk Kuantan, Gubernur Syamsuar memberikan arahan sebagai zona hijau daerah bebas covid-19, Kuantan Singingi dipersilakan untuk menyelenggarakan Iven Pacu Jalur. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol covid-19 untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubri Syamsuar kala melakukan video conference dengan walikota / bupati di Riau pada Kamis (28/5/2020). Agus Mandar yang juga asisten III Pemkab Kuansing tersebut juga hadir dalam acara.

Pedagang Luar Dibolehkan Masuk Kuansing Walau Tak Bawa Suket Sehat Bebas Corona, Ini Alasan Dishub

Hasil Swab Negatif, Seluruh PDP Covid-19 di Kuansing Riau yang Dirawat Pulang ke Rumah

Hal ini pun menjadi kontroversi di masyarakat Kuansing sebab pandemi covid-19 belum berakhir. Menjadi kontroversi karena ditakutkan ajang pacu jalur akan menjadi penyebaran covid-19 di Kuansing yaang dibawa penontkm dari luar.

Pacu jalur sendiri menjadi budaya warga Kuansing. Ajang pacu sampan kayu ini sudah berumur ratusan tahun.

Warga menggelar tari randai usai pembukaan Festival Pacu Jalur 2019 di lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Kuansing, Riau, Rabu (21/8/2019).
Warga menggelar tari randai usai pembukaan Festival Pacu Jalur 2019 di lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Kuansing, Riau, Rabu (21/8/2019). (Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan)

Di Kuansing sendiri sejauh ini belum ada ditemukan kasus positif Covid-19. Ada memang kasus positif disebut di Kuansing, sayang, sang pasien berdomisili di Pekanbaru. Hanya saja, di identitas KTP, tertulis berdomisili di Kuansing. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved