Breaking News:

Pemda di Riau Diminta Waspadai Setiap Pendatang yang Masuk, Pasien Covid-19 Diperkirakan Melonjak

Juru Bicara Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yopi mengingatkan pemerintah daerah untuk mewaspadai setiap pendatang yang masuk.

Penulis: Hendra Efivanias | Editor: rinalsagita
istimewa
Juru Bicara Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yopi, saat memberikan pemaparan terkait penanganan Covid-19 di Aula RSUD Meranti, Senin (1/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Juru Bicara Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yopi mengingatkan pemerintah daerah untuk mewaspadai setiap pendatang yang masuk.

Di antaranya dengan cara melakukan pemeriksaan dan pengawasan yang ketat sesuai standar pencegahan penyebaran Virus Corona di Riau .

Apalagi bagi warga yang berasal dari Magetan ataupun Sukabumi.

Karena dari informasi yang dihimpun oleh Tim Gusus Tugas Covid-19 Riau jumlah jumlah santri asal Riau yang belajar di Pesantren Magetan atau Sukabumi berjumlah 400 orang.

Belum lagi yang belajar di Arab Saudi.

Namun diakui Indra sebagian besar alamat Santri tersebut tidak diketahui karena pihak pondok tidak memberikan data.

Hal itu diungkapkan Indra saat memberikan pemaparan terkait penanganan Virus Corona di Riau di Aula RSUD Meranti, Senin (1/6/2020).

Sulitnya lagi, tambahnya, sebagian besar pelajar Arab Saudi asal Riau dan Santri Pesantren tersebut merupakan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).

Diduga Kesal Tak Kesampaian Jumpa Bupati,Anggota DPRD Ini Ngamuk Banting Toples Nastar dan Botol Bir

"Ada salah seorang pelajar Riau asal Arab Saudi jika dilihat tidak ada apa-apa namun berdasarkan hasil test memasuki hari ke-28 masih menunjukan Positif Covid-19," akunya.

Selain mewaspadai warga yang masuk, Indra Yovi juga mengingatkan kepada Pemda untuk bersiap diri secepat mungkin untuk menghadapi lonjakan pasien positif Covid-19 yang mungkin saja terjadi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved