Breaking News:

Bupati Meranti Meradang Gara-gara Laporan LSM ke Kejati Riau, Proyek Jalan Alai-Mengkikip Disorot

Itukan baru menurut berita-berita selentingan, saya juga sudah berkoordinasi dengan pak Kajari. Menurut Kajari itu sudah dikomunikasikan

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Bupati Meranti Meradang Gara-gara Laporan LSM ke Kejati Riau, Proyek Jalan Alai-Mengkikip Disorot 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau saat ini tengah menyorot proyek peningkatan jalan Alai-Mengkikip di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Terkait hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan mengatakan berita tersebut hanya sebatas selentingan, namun begitu dia mengaku sudah berkoordinasi langsung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti.

"Itukan baru menurut berita-berita selentingan, saya juga sudah berkoordinasi dengan pak Kajari. Menurut Kajari itu sudah dikomunikasikan karena ada laporan dari pihak-pihak tertentu, masih dalam sebatas itu menurut saya," kata Irwan.

Dia juga mengatakan jika proyek yang dikerjakan menggunakan anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2016 dan pekerjaan itu dihentikan dipertengahan karena kondisi alam yang tidak memungkinkan dan menurutnya itu juga sudah dibayarkan sesuai progres.

"Itu bantuan keuangan provinsi ke kita dan itu dilaksanakan pada tahun 2016. Namun dalam pelaksanaannya, ada kondisi alam yang tidak memungkinkan. Ada danau di tengah jalan itu dan tak mungkin diteruskan, kalau dipaksakan sama dengan membuang garam ke laut," ujarnya.

Walaupun demikian Bupati Irwan mengaku sudah membayarkan rekanan sesuai dengan dikerjakan.

"Makanya pekerjaan itu dihentikan dan rekanannya dibayar sesuai dengan progres yang mereka kerjakan," ungkap Bupati.

Ditambahkan Irwan, adapun pihak yang melaporkan hal tersebut merupakan LSM yang notabene berada di luar Kepulauan Meranti yang tidak mengetahui persis kondisi daerah.

"Saya pikir mungkin yang suka-suka lapor itu kan LSM dari luar Meranti. Mereka cuma lihat dari besar angggaran dan mereka tidak melihat kondisi di lapangan seperti apa. Biasalah yang namanya laporan harus ditindaklanjuti pihak yang berwajib kalau tidak mereka salah juga," sebut Irwan.

Diberitakan sebelumnya, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menyoroti pelaksanaan pengerjaan proyek Alai- Mengkikip, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved