Breaking News:

Jumlah Uang Dipotong Data Penerima Diganti, Ombudsman Temukan Manipulasi Bansos Di Sejumlah Provinsi

Ombudsman RI menemukan adanya dugaan manipulasi data penerima bantuan sosial ( bansos) dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19

Editor: CandraDani
TRIBUN PEKANBARU / THEO RIZKY
Sejumlah warga mendatangi Kantor Pos Jalan Sudirman Pekanbaru untuk mengambil Bantuan Sosial Tunai Tahun 2020 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Ombudsman RI menemukan adanya dugaan manipulasi data penerima bantuan sosial ( bansos) dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19. Temuan kasus itu terjadi di Jambi dan Papua.

"Manipulasi data tersebut tidak hanya mengurangi atau menambah jumlah penerima bantuan sosial, tetapi juga mengganti nama penerima yang asli dengan penerima lain yang justru tidak tepat sasaran," ujar Ketua Ombudsman Amzulian Rifai dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2020).

Tak hanya itu, Ombudsman juga menerima laporan adanya pemotongan nominal jumlah bansos yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab.

Rifai menjelaskan laporan pemotongan jumlah bansos tersebut terjadi di Sulawesi Barat.

"Pemotongan jumlah bantuan sosial yang awalnya Rp 600.000 menjadi Rp 300.000," kata Rifai.

Kabar Gembira! Bansos Covid-19 Diperpenjang Hingga Desember, Tapi Ada Kabar Buruknya

Dalami Dugaan Indikasi Penyimpangan Distribusi Bansos Saat PSBB di Riau, Pihak Kejati Gandeng BPKP

Lebih lanjut Rifai menerangkan, pengaduan terkait bansos yang diterima Ombudsman meliputi penyaluran bantuan yang tidak merata. Baik dalam hal waktu, sasaran, masyarakat penerima maupun wilayah distribusi.

Kemudian ketidakjelasan prosedur dan persyaratan untuk menerima bantuan. Lalu adanya aduan masyarakat yang kondisinya lebih darurat lapar tidak terdaftar dan sebaliknya.

Selanjutnya masyarakat yang terdaftar tapi tidak menerima bantuan dan tidak dapat menerima bantuan di tempat tinggal karena KTP pendatang.

Untuk itu, Rifai meminta pemerintah diharapkan lebih proaktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Termasuk menyiapkan beberapa skenario solusi atas kendala yang dihadapi masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved