Pakai Masker Saat Berolahraga? Aman atau Berbahaya? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Olahraga

masker bedah memiliki kemampuan lebih rendah untuk menyaring udara, sehingga pada pemakaiannya tidak terlalu menyesakkan.

Shutterstock
Masker N95 dan masker bedah 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Amankah olahraga memakai masker? Apakah tidak menyebabkan kematian?

Apalagi belakangan ini beredar kabar viral mengenai seorang pesepeda yang meninggal dunia saat berolahraga sambil menggunakan masker.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Michael Triangto, Sp.KO menyatakan bahwa dapat dimengerti bila ada yang merasakan sesak ketika menggunakan masker saat berolahraga, terutama pada olahraga berintensitas berat.

Sejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas. (AFP/HECTOR RETAMAL)
Sejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas. (AFP/HECTOR RETAMAL) (Kompas.com)

Setelah Empat Hari, Bocah yang Tenggelam di Kuansing Akhirnya Ditemukan

Tolak Sekolah Buka Saat New Normal & Ingatkan Herd Immunity, IDAI: 1 Juta Anak Bisa Meninggal

Inilah Foto Tanpa Busana Jennifer Aniston yang Dilelang Bantu Penanganan Covid-19, Ada 25 Foto Lain

Meski demikian, bukan berarti berolahraga dengan menggunakan masker adalah hal yang tidak aman dan berakibat fatal.

Menurut dia, selama olahraga dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bertujuan untuk kesehatan, maka penggunaan masker akan tetap aman, tidak mempersulit sistem pernapasan dan tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan, terlebih lagi hingga menyebabkan kematian.

"Penggunaan masker pada olahraga untuk kesehatan, dengan intensitas ringan hingga sedang, masih dimungkinkan," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Sebaliknya, olahraga berintensitas berat hanya diperuntukkan dan dilakukan bagi atlet yang mau bertanding, yang memang tujuan kesehatan bukanlah menjadi prioritas utama mereka, melainkan prestasi.

Ashanty Marah, Niatnya Jual Rumah Rp30 Miliar Jadi Bahan Candaan Raffi Ahmad dan Atta Halilintar

Cek Ramalan Zodiak Besok Kamis 4 Juni 2020, Pisces Tentukan Prioritas, Scorpio Berambisi

Juragan Kulit Ditemukan Tewas di Gudang, Sejak Usahanya Ambruk Tak Pernah Pulang ke Rumah   

Oleh sebab itu, untuk berolahraga berat dianjurkan dilakukan di dalam rumah sehingga tidak akan terkena kewajiban menggunakan masker. Berolahraga di rumah juga menghilangkan kemungkinan untuk terinfeksi maupun menginfeksi dari dan ke orang lain.

"Kalau berat, mungkin juga bisa di luar ruangan, tapi jauh dari orang-orang dan hindari bergerombol, karena kan enggak pakai masker," kata dia.

Memilih masker yang tepat

Di sisi lain, jenis masker yang digunakan juga perlu diperhatikan karena bukan berarti semuanya cocok untuk digunakan saat berolahraga. 
Michael menjelaskan, penggunaan masker jenis N95 akan sangat mempengaruhi fungsi pernapasan penggunanya, sehingga hanya diperuntukkan bagi petugas medis. Misalnya di ruang-ruang isolasi dan ICU yang khusus merawat penderita Covid-19.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved