Tata Cara & Prosedur Pengembalian Setoran Pelunasan Bipih setelah Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, pemerintah juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan haji,

kompasTV
Menteri Agama Fachrul Razi 2020 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi mengumumkan pembatalan ibadah haji 2020, Selasa (2/6/2020).

Keputusan tersebut didasari atas pandemi Covid-19 yang masih melanda banyak negara, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, pemerintah juga tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan haji, khususnya dalam hal pelayanan dan perlindungan jemaah.

Sebab Pemerintah Arab Saudi sejauh ini tak kunjung membuka akses negaranya bagi warga dari negara lain.

"Berdasarkan kenyataan tersebut, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini," kata Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Angka kasus masih tinggi

Dilansir dari Al Arabiya, Senin (1/6/2020), Arab Saudi melaporkan tambahan 1.881 kasus infeksi baru pada hari itu, sehingga total menjadi 87.142 kasus.

Arab Saudi juga melaporkan 1.864 pasien telah dinyatakan sembuh dengan jumlah total mencapai 64.306 pasien.

Artinya, Arab Saudi kini masih memiliki pasien aktif sebanyak 22.311 orang.

Jumlah kasus kematian di Negeri Petrodolar itu juga bertambah 22 kasus sehingga total menjadi 525 kasus.

و ز ا ر ة ا لـ صـ حـ ة السعودية
@SaudiMOH

#الصحة⁩ تعلن عن تسجيل (1881) حالة إصابة جديدة بفيروس ⁧#كورونا⁩ الجديد (كوفيد19)، وتسجيل (22) حالات وفيات رحمهم الله، وتسجيل (1864) حالة تعافي ليصبح إجمالي عدد الحالات المتعافية (64,306) حالة ولله الحمد.

View image on Twitter

Sejak Minggu (31/5/2020) lalu, Arab Saudi telah melonggarkan penguncian fase pertama dengan mengizinkan beberapa aktivitas.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved