Breaking News:

Liga 2

BOLA LOKAL: PSPS Riau Minta Kejelasan Regulasi Lanjutan Liga 2

Dari hasil rapat Exco ini lah nanti, kemungkinan baru bisa diketahui regulasinya, termasuk sistem format resmi pertandingan liga 2.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Sesri
tribunpekanbaru/Doddy Vladimir
PSPS Riau berhasil mengalahkan tamunya Semen Padang dengan skor 3-0 pada laga perdana Liga 2 Wilayah Barat yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution Rumbai, Pekanbaru, Minggu (15/3). Adapun gol dicetak Fani Aulia dengan 2 gol dan Muhammad Mukhlis. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PSPS Riau sudah mendapatkan arahan dari PSSI, dari hasil rapat virtual kemarin.

Arahan dari PSSI yang menyatakan Liga 2 dilanjutkan plus tanpa degredasi, promosi 2 klub liga 2 ke liga 1, akan diikuti sembari menunggu regulasinya.

Ya, PSPS Riau wajar menunggu kejelasan regulasi, jika memang liga 2 dilanjutkan pada Oktober 2020 nanti. Sebab, di awal musim, Liga 2 sudah memainkan satu pertandingan.

Tim Askar Bertuah sendiri sukses meraih poin penuh, pada laga kandang perdana, yang digelar Minggu (15/3/2020), menjamu Semen Padang, dengan skor 3-0.

"Seperti apa regulasi lanjutan Liga 2 ini. Termasuk penyusunan klasemennya. Karena kita sudah main satu laga, dan hasilnya memang," kata Media Officer PSPS Riau M Teza Taufik, Kamis (4/6/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Hingga kini, PSSI dan PT LIB, belum mengeluarkan regulasi baru, hasil rapat virtual kedua kemarin.

Yang pasti, hasil rapat tersebut, akan dibawa ke dalam rapat internal Exco PSSI.

Dari hasil rapat Exco ini lah nanti, kemungkinan baru bisa diketahui regulasinya, termasuk sistem format resmi pertandingan liga 2.

"Acuan kita, pasti itu. Makanya kita tunggu informasi selanjutnya dari PSSI," katanya.

Sebagai gambaran, dalam melanjutkan Liga 2 Oktober 2020 nanti, PSSI sudah menyiapkan protap protokol kesehatannya. Sebab, ini syarat wajib, agar liga bisa dilanjutkan dan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah.

Bahkan PSSI sudah berkonsultasi dengan pihak terkait, untuk bisa menerapkan standar keselamatan pertandingan, dari ancaman covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, Rabu kemarin menjelaskan, untuk protokol kesehatan ini, PSSI sudah dibukukan dan itu akan dibagikan klub, termasuk juga suporter, dan Timnas.

Hanya saja, terkait prosedur pelaksanaan Protap itu, belum bisa dijabarkan lebih lanjut. Misalnya tes kepada pemain, pelatih, dan semua anggota klub sebagai syarat wajib sebelum berkompetisi.

“Secepatnya PSSI akan memutuskan, begitu juga untuk persoalan-persoalan gaji, hak dan kewajiban klub dan pemain. Insyaallah akan diputuskan dalam rapat Exco PSSI yang secepatnya akan dilaksanakan,” janjinya.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved