Minta Cucunya ke Kamar Buat Memijat, Si Kakek Menunggu tanpa Baju & Pakai Sarung, Kemudian. . .

Ahirnya korban pasrah dan pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban di rumahnya, di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Ilir Timur II kota Palembang.

(KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO)
Ilustrasi korban pemerkosaan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sempat menolak nafsu bejat kakeknya, AP, ABG yang berstatus pelajar di Palembang ini akhirnya takluk dengan aksi sang kakek. 

Modus pria renta ini pun terbilang umum, minta pijit di kamar.

JW (35), ibu korban tidak terima atas perbuatan AP.

Menurut pengakuan anaknya saat itu sang anak tidur di kamarnya,

"Tiba-tiba pelaku AP datang ke kamar anak saya dan meminta anak saya memijitnya di kamar pelaku," ujar JW, Rabu (3/6/2020) kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang.

Layanan Esek-Esek Penyuka Sesama Jenis (Gay) Dibongkar di Kota Medan, BERIKUT Faktanya

PANDUAN Sholat Subuh: Lafadz Niat Sholat Subuh Hingga Tata Cara Sholat Subuh

Arti Skidipapap, Arti 4646, Arti 599, Pap TT, Jamet, Nolep, CEK Kamus Bahasa Gaul

JW kepada petugas mengungkapkan, KM kaget setiba di kamar kakeknya.

Saat itu sang kakek tidak memakai baju dan hanya menggunakan sarung.

"Saat memijat itu lah anak saya dipaksa pelaku untuk melakukan hubungan intim namun anak saya sempat menolak,"

"Kemudian pelaku mengeluarkan sebilah pisau kecil (badik) sambil mengancam anak saya kalau tidak mau akan dibunuh," kata JW.

Ahirnya korban pasrah dan pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban di rumahnya, di Jalan Yos Sudarso Kecamatan Ilir Timur II kota Palembang.

Bersiap New Normal, Pasien Reaktif di Kota Medan Melonjak: Jalani Swab Test & Isolasi Mandiri

Xiaomi Redmi Note 9 dan Note 9 Pro: CATAT Tanggal Rilis dan Spesifikasi Lengkapnya

Lebih lanjut JW menegaskan kalau anaknya masih berstatus pelajar dan di bawah umur.

"Anak saya masih dibawah umur pak, saya takut nanti masa depannya rusak. Semoga pelaku bisa bertanggungjawab dan dihukum seberat-beratnya," tutupnya kepada petugas piket.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan laporan UU Perlindungan Anak.

Laporan sudah kita terima, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siswi di Palembang Jadi Korban Rudapaksa Kakeknya, Begini Modus Pelaku

Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved