Breaking News:

Pelalawan

Pasien Positif Klaster Magetan di Pelalawan Sembuh dari Corona, Di-swab 8 Kali dan Isolasi 24 Hari

Seorang pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau kembali dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Tim dokter dan perawat RSUD Selasih Pangkalan Kerinci memberikan stok obat-obatan saat melepas pasien positif corona yang sembuh dari ruang isolasi. Pasein bernama M Ridho ini merupakan Klaster Magetan asal Kabupaten Pelalawan Riau, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Seorang pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau kembali dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci, Kamis (4/6/2020).

Pasien positif terakhir yang dirawat di ruang isolasi RSUD Selasih bernama Muhammad Ridho Fitrah Taufik yang berusia 20 tahun.

Ridho merupakan satu dianter Klaste Magetan asal Pelalawan yang terjangkit virus corona saat pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) di Temboro Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Ia tercatat sebagai warga Desa Angkasa Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan.

"Alhamdulillah pasien corona yang di RSUD Selasih sudah sembuh dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter. Hasil swabnya sudah negatif Covid-19," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (4/6/2020).

Asril menyebutkan, pasien Ridho menjalani masa pengobatan di ruang isolasi selama 24 hari sejak dinyatakan reaktif rapid test dan ditambah hasil swabnya positif corona.

Selama tiga hari sekali sampel cairan hidung dan mulut diambil untuk diperiksa di laboratorium kesehatan, memastikan virus corona yang ada ditubuhnya. Hingga swab test yang keenam hasilnya masih tetap positif corona.

Selanjutnya proses pengobatan dan perawatan dilanjutkan secara intensif, pemberian vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pada swab test yang ketujuh hasilnya sudah negatif.

Kemudian dilakukan pengambilan swab yang kedelapan dan tetap negatif.

Tim dokter akhirnya memperbolehkan Ridho dan dinyatakan sembuh.

"Ridho ini menjalani swab sampai delapan kali baru sehat. Dua swab yang terakhir harus negatif, itu syaratnya agar bisa pulang," tanda juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pelalawan ini.

Dikatakannya, setelah Ridho sembuh pasien positif corona asal Pelalawan tinggal satu orang lagi yaki berinsiia AT asal Pangkalan Kerinci. Pria itu merupakan klaster mahasiswa dari Saudi Arabia dan menjalani perawatan di rumah sakit di Kot Pekanbaru.

Hingga kini AT belum diperbolehkan pulang lantaran belum dinyatakan negatif dan sembuh.

"Hasil swab terakhirnya masih positif. Kita tunggu sampai ia sehat dan sembuh dari Pekanbaru," tukasnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved