Breaking News:

Pelalawan

Beberapa Pelanggan Mengeluh Lonjakan Tagihan Listrik, Begini Jawaban PLN Rayon Pangkalan Kerinci

Warga Pelalawan mengeluhkan lonjakan kenaikan listrik di media sosial. Sementara PLN Pangkalan Kerinci mengaku ada pelanggan yang datang ke Kantor.

Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Kantor PLN ULP Rayon Pangkalan Kerinci yang terletak di Jalan Akasia Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Heboh kabar terkait melonjaknya tagihan di beberapa daerah yang viral di media sosial ternyata sampai ke Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Jumat (5/6/2020).

Di media sosial facebook beberapa warga mengaku tagihan listriknya mendadak meningkat selama pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Banyak pihak mempertanyakan kebenaran kenaikan tagihan tersebut ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Saat dikonfirmasi, Manager PLN ULP Rayon Pangkalan Kerinci, Ibnu Hajar, mengakui ada beberapa pelanggan yang datang ke kantor untuk mempertanyakan seputar dugaan melonjaknya tagihan ini.

Jumlah warga yang merasa pembayaran listriknya meningkat tidak sampai belasan. Petugas pelayanan di kantor PLN telah memberikan penjelasan terkait dugaan lonjakan itu.

Disdik Pelalawan Riau Sebar Spanduk Larang Konvoi & Coret-coret, Kelulusan SMP Diumumkan Jam 4 Sore

Kebakaran 3 Ruko di Jalintim Mekar Jaya Pelalawan, Kompor Masih Menyala Ditinggalkan Setelah Memasak

VIDEO: Tim Medis RSUD Selasih Lepas Kepulangan Pasien Positif Covid-19 Terakhir di Pelalawan

"Kita sampaikan kepada masyarakat pelanggan, jika ada yang merasa tagihan listriknya melonjak silahkan datang ke kantor. Kita akan proses pengaduannya dan diberikan penjelasan," tutur Ibnu Hajar kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (5/6/2020).

Ibnu menerangkan, warga yang mengadu tagihannya naik drastis kebanyakan pelanggan pasca bayar bukanlah pra bayar. Ia memastikan belum ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Hingga kini TDL yang digunakan masih tarif yang lama dan berlaku kepada pelanggan.

Dijelaskannya, kemungkinan besar kenaikan tagihan listrik diakibatkan aktivitas masyarakat lebih banyak di dalam rumah sejak pandemi corona melanda.

Ditambah lagi dengan anak sekolah yang diliburkan dan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH), tentu menyedot arus listrik yang banyak.

Disamping itu selama Bulan Ramadhan hingga memasuki Hari Raya Idul Fitri 1441 H pemakaian listrik biasanya tinggi.

Warga Datangi Kantor PLN Tanya Lonjakan Tagihan Listrik Capai 100 Persen,Rumah Saya Tak Pakai AC

VIDEO: HEBOH! Tagihan Listrik Melonjak Drastis, Warga Pekanbaru Protes Datangi Kantor PLN

Rp1 Juta 2 Hari, Nagita Keluhkan Listrik PLN di Rumahnya, Gigi ke Pihak PLN: Malu pak tiap ada tamu

"Jadi tidak ada kenaikan tarif atau memang sengaja dilonjakan. Bisa kita terangkan semuanya," tandas Ibnu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved