Berita Riau

Tersangka Korupsi Alih Fungsi Hutan, Mantan Legal Manager PT Duta Palma Group Diserahkan ke JPU

Penyidik KPK telah merampungkan proses pemberkasan tersangka korupsi alih fungsi hutan

Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah merampungkan proses pemberkasan tersangka korupsi alih fungsi hutan, Suheri Terta yang tak lain adalah mantan Legal Manager PT Duta Palma Group.

Tahap selanjutnya pasca berkas dinyatakan lengkap atau P-21, penyidik KPK menyerahkan tersangka Suheri Terta berikut barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan, pelaksanaan tahap II dilakukan pada Rabu (3/6/2020) kemarin.

"Hari Rabu (3/6/2020) Penyidik KPK melaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti), dengan tersangka atau terdakwa Suheri Terta, mantan Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014 kepada JPU," kata Ali, Jumat (5/6/2020).

Diungkapkan Ali, JPU kembali melanjutkan penahanan selama 20 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 3 Juni 2020 sampai dengan 22 Juni 2020 di Rutan KPK kavling C1.

Pasca tahap II ini, JPU dalam waktu 14 hari kerja, akan segera melimpahkan berkas perkara ke (Pengadilan Negeri) PN Tipikor Pekanbaru.

Ini artinya, tak lama lagi pesakitan Suheri Terta segera dihadapkan ke persidangan untuk diadili.

"Selama proses penyidikan, telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 30 saksi," tandas Ali.

Suheri Terta mulai ditahan oleh Penyidik KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi alih fungsi hutan di Propinsi Riau tahun 2014 pada Kementrian Kehutanan RI.

"Sebelumnya tersangka telah menjalani hukuman penjara selama 1 tahun di Rutan Pekanbaru dalam perkara kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan, dan hukuman berakhir pada tanggal 5 April 2020," papar Ali Fikri, saat wawancara sebelumnya beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved