Breaking News:

Ustaz Abdul Somad BLAK-BLKAN ke Refly Harun Soal Perlakuan BUMN Usai Ia Dukung Prabowo di Pilpres

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga mengalami hal buruk lainnya yakni ibadah umroh yang sudah direncanakannya tiba-tiba dibatalkan.

Editor: Guruh Budi Wibowo
YouTube Refly Harun
Ustaz Abdul Somad blak-blakan soal perlakukan dari BUMN saat diwawancarai Refly Harun 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) blak-blakan ke Refly Harun soal perlakuan tak mengenakkan yang ia dapatkan dari BUMN seusai menyatakan dukungannya untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.

Pengakuan UAS tentunya membuat Pakar Hukum Tata Negara tersebut terkejut dan memberikan respon di luar dugaan.

Dilansir TribunWow.com, ia menceritakan bahkan sempat batal diundang BUMN setelah deklarasi dukungan itu.

Terkait hal buruk yang dialami Ustaz Abdul Somad, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun angkat bicara.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri), dan Ustaz Abdul Somad (kanan). Ustaz Abdul Somad mengaku tak kecewa meski akhirnya Prabowo Subianto masuk ke dalam pemerintahan.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri), dan Ustaz Abdul Somad (kanan). Ustaz Abdul Somad mengaku tak kecewa meski akhirnya Prabowo Subianto masuk ke dalam pemerintahan. (Kolase/Kompas.com/YouTube Refly Harun)

 

//

Menurut Refly Harun, Ustaz Abdul Somad tak akan mengalami perlakuan buruk jika kala itu mendukung petahana, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ada satu BUMN yang sudah menyiapkan 3 ribu nasi kotak, tiba-tiba membatalkan dua jam sebelum tabligh akbar," ucap Ustaz Abdul Somad dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (6/6/2020).

"Ada BUMN yang mengundang saya setahun sebelumnya untuk hari ulang tahun, dibatalkan seminggu sebelum hari-H."

Tak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga mengalami hal buruk lainnya yakni ibadah umroh yang sudah direncanakannya tiba-tiba dibatalkan.

"Ada yang sudah siap-siap untuk umroh bersama saya 600 orang, sudah siap tiketnya, sudah siap hotelnya, dibatalkan," sambungnya.

//
// <\/scr"+"ipt>"); // ]]>

Mendapat perlakuan buruk, Ustaz Abdul Somad mengaku sempat kebingungan.

Pasalnya, hal yang dilakukannya bukanlah suatu kejahatan.

Terkait hal itu, ia pun meminta pendapat Hukum Tata Negara Refly Harun.

"Saya bukan penjahat, saya bukan melakukan perlawanan mengangkat senjata," ujarnya.

"Jadi kalau menurut hukum tata negara itu yang saya dapat apa unsurnya Bang Refly?"

Menurut Refly, Ustaz Abdul Somad mengalami perlakuan diskriminatif.

Sebab, setiap warga negara disebutnya punya hak yang sama untuk memberikan dukungan pada calon presiden pilihannya.

"Yang diterima itu adalah perlakuan diskriminasi, diskriminatif itu."

"Jadi tidak equality before the law, kan setiap warga negara bersama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan."

"Jadi no matter Anda dukung 01, 02, perlakuan harus sama," tandasnya.

Lantas, Refly menyebut pembatalan yang dilakukan BUMN itu berkaitan dengan dukungan yang diberi Ustaz Abdul Somad kepada Prabowo.

Jika kala itu Ustaz Abdul Somad mendukung Jokowi, Refly yakin kejadian tak mengenakkan itu tidak akan terjadi.

"Tapi memang kalau ustaz dukung petahana 01 ya lebih lencar jalannya"

"Karena dukung 02 BUMN banyak yang batal pastinya ya."

"Itu memang politisasi BUMN banyak sekali," tandasnya.

Simak video berikut ini menit ke-12.40:

Tak Kecewa Prabowo Jadi Menteri

Pada kesempatan itu, sebelumnya Ustaz Abdul Somad mengaku tak kecewa meski akhirnya Prabowo Subianto masuk ke dalam pemerintahan.

Dilansir TribunWow.com, sebelumnya, Ustaz Abdul Somad menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 lalu.

Namun, setelah kalah Prabowo Subianto justru masuk ke dalam pemerintahan dan didaulat menjadi menteri pertahanan.

Terkait hal itu, Ustaz Abdul Somad pun mengaku tak merasakan kecewa sedikitpun.

Ia selama ini hanya mendukung ide dan gagasan Prabowo Subianto saat Pilpres 2019.

Pernyataan itu disampaikan Ustaz Abdul Somad untuk menjawab pertanyaan Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun.

Mulanya, Refly Harun menyinggung kekalahan berkali-kali Prabowo Subianto dalam ajang Pilpres.

"Ustaz enggak kecewa? Dua hal, pertama yang ustaz dukung kalah, kalahnya dua kali, tiga kali bahkan dulu pernah cawapres," ucap Refly.

"Akhirnya masuk kebinet. Gimana ustaz?"

Menanggapi pertanyaan itu, Ustaz Abdul Somad mengaku selama ini tak pernah menjadi fans Prabowo.

"Yang pertama saya tidak menjadi fans orang, tapi ide dan gagasan," ucap Ustaz Abdul Somad.

"Sehingga saya tidak kecewa karena gagasan akan diperjuangkan oleh siapapun."

Lebih lanjut, ia mengaku tak memutuskan sendiri untuk mendukung Prabowo.

Ustaz Abdul Somad mengatakan, ia mendapat saran dari sejumlah ulama.

Saran ulama itulah yang lantas membuatnya yakin menyatakan dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2019.

"Yang kedua bahwa saya tidak berpikir sendiri, tidak berijtihad sendiri, saya melihat fatwa ulama," terang dia.

"Ulama yang dzahir yang melihat dari analisa, ulama yang bathin yang selalu mendapatkan inspirasi."

"Wahyu sudah terputus tapi mereka mendapat ilham karena kejernihan hati, mereka yang menyuruh saya," sambungnya.

Menurut Ustaz Abdul Somad, saat itu ia berani menerima semua konsekuensi setelah menyatakan dukungan untuk Prabowo.

Meskipun begitu, ia kembali menegaskan tak sedikitpun merasa kecewa setelah Prabowo memutuskan masuk dalam pemerintahan.

"Lalu kemudian ketika saya sampaikan dengan segala macam konsekuensinya saya terima."

"Lalu kemudian terjadi apa yang terjadi, tidak ada kekecewaan sedikitpun karena itu adalah yang sudah saya lakukan," jelasnya.

Ia mengaku hanya tak ingin disalahkan umat Islam di masa mendatang jika tak menyatakan pilihannya saat itu.

"Saya hanya melakukan yang perlu saya lakukan agar umat tidak menyalahkan saya di masa yang akan datang," tandasnya. 

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Begini Reaksi Refly Harun saat UAS Ngaku Diperlakukan Buruk BUMN: Kalau Dukung Petahana Lebih Lancar.

 
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved