Breaking News:

Keberadaannya Belum Diketahui, Polisi Masih Buru Wabup Bengkalis Non Aktif Muhammad

Wabup Bengkalis non aktif, Muhammad merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan tahun 2013

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
TribunPekanbaru/MuhammadNatsir
Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Pasca kalah dalam sidang praperadilan melawan Ditreskrimsus Polda Riau, penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Wakil Bupati (Wabup) non aktif, Muhammad, prosesnya kini masih berlanjut.

Muhammad merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2013.

Ketika proyek berlangsung, Muhammad menjabat sebagai Kabid Cipta Karya Dinas PU Riau tahun 2013.

Sayangnya, Muhammad belum berhasil ditangkap polisi. Kini statusnya masih buron, atau ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), berdasarkan surat nomor: DPO/10/2020/Reskrimsus yang ditandatangani Dirreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi.

Setelah ditetapkan tersangka, penyidik Ditreskrimsus Polda Riau sudah melayangkan panggilan kepada Muhammad untuk diperiksa.

Baru SPDP, Jaksa Belum Terima Berkas Perkara Wabup Bengkalis Muhammad

Sidang Lanjutan Praperadilan Wabup Bengkalis Muhammad, Polda Riau: DPO Tak Boleh Ajukan Prapid

Tersangka Wabup Bengkalis Muhammad Kirim Surat Permohonan Permintaan Penundaan Pemeriksaan

Diantaranya pada Kamis (6/2/2020). Lalu pada Senin (10/2/2020), dan terakhir pada Selasa (25/2/2020).

Namun dalam 3 kali kesempatan itu, Muhammad selalu mangkir. Dia tidak memenuhi panggilan penyidik.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini polisi masih berupaya untuk bisa menangkap Muhammad.

"Belum diketahui keberadaannya, masih dicari," ungkap Sunarto, Senin (8/6/2020).

Disinggung apakah Muhammad tidak lagi berada di Bengkalis, serta apa kendala polisi dalam menangkap Muhammad yang notabenenya adalah pejabat publik ini, Sunarto hanya menjawab normatif.

"Kalau diketahui (keberadaan Muhammad) pasti dicokok. Semua upaya (untuk menangkap Muhammad) dilakukan," ucapnya.

Kasus dugaan korupsi yang menjerat nama Muhammad ini berawal dari laporan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). 

Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp 3.415.618.000. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.

Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin Segera Jalani Proses Peradilan Kasus Korupsi

KPK Panggil Pengusaha Asal Pekanbaru Dedy Handoko Soal Kasus Korupsi Bupati Bengkalis Amril Mukminin

KPK Periksa KETUA DPRD Riau Indra Gunawan, Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Dirut PT TJA Bersama 5 Saksi Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Dalam nota dakwaan JPU terhadap tiga orang terdakwa sebelumnya terungkap, korupsi dilakukan pada tahun 2013 di Kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved