Breaking News:

Pelalawan

Pasar Kaget Beroperasi Lagi, Komisi ll DPRD Pelalawan Tagih Ketegasan Diskoperindag & Satpol PP

Ketua Komisi ll DPRD Pelalawan, Abdul Nasib SE menagih janji pihak Diskoperindag dan UKM yang berjanji menertibkan pasar kaget pada bulan Juni ini

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
TribunPekanbaru/MelvinasPriananda
Ilustrasi, Suasana aktifitas jual beli di pasar kaget yang berada di kawasan Tangkerang Timur Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Beroperasinya Pasar Kaget di Kabupaten Pelalawan Riau di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menjadi sorotan berbagai pihak, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

Ketua Komisi ll DPRD Pelalawan, Abdul Nasib SE menyebutkan persoalan Pasar Kaget telah lama bergulir sebelum pandemi Covid-19. Pada rapat-rapat sebelumnya, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM berjanji akan menyelesaikan pasar kaget yang berjamur di Pelalawan. Sempat dihentikan lantaran Covid-19 dua bulan lalu, ternyata ada telah beroperasi diam-diam.

"Diskoperindag pernah janji masalah pasar kaget akan selesai bulan Juni. Semua akan ditutup lantaran tak berizin. Sekarang dimana realisasinya," tutur Abdul Nasib kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (8/6/2020).

Pemkab Pelalawan Siapkan Intensif Desa dan Kelurahan, Berapa Jumlah dan Manfaatnya?

Kejari Pelalawan Serahkan 100 Paket Sembako dari Kejati Riau untuk Warga Terdampak Covid-19

Abdul Nasib menuding Diskoperindag dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) tidak berani menertibkan Pasar Kaget seperti yang dijanjikan. Padahal dasar hukumnya sangat jelas dalam melakukan tindakan penutupan pasar dadakan itu untuk selamanya. Tak ada regulasi atau izin yang memperbolehkan pasar kaget beroperasi, hanya pasar tradisional yang mempunyai legalitas. Alhasil PAD hanya bisa dihasilkan dari pasar yang legal, sedangkan Pasar Kaget tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi daerah.

Sebenarnya, lanjut politisi Partai Gerindra ini, pedagang diperbolehkan berjualan asalkan di pasar yang resmi dan berizin serta membuka lapak. Pengawasan dan kontrolnya lebih mudah, termasuk pengutipan retribusinya. Untuk memaksimalkan itu, pasar kaget musti ditutup habis di semua kecamatan.

"Ada atau tidak adanya Covid, pasar kaget harus ditutup semua, karena tidak ada regulasinya. Kita lihat apakah instansi terkait berani tegas atau masih melempem," tandasnya.

Pemkab Pelalawan Masih Godok Perbup New Normal, Bupati Harris: Semua Pihak Ikut Mensosialisasikan

New Normal, Pasar Kaget Kembali Beroperasi di Kabupaten Pelalawan

Jika pasar kaget masih tetap beroperasi, Komisi ll DPRD akan memanggil kembali seluruh instansi terkait yang pernah rapat mengenai permasalahan pasar ini. Sekaligus menagih janji dan ketegasan pemda. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved