Breaking News:

Video Berita

VIDEO: HEBOH, Warga Tolak Rapid Test, Blokade Jalan dan Teriaki Petugas Medis

petugas tim gugus tugas covid-19 kota Makassar yang hendak masuk ke pemukiman warga tertahan setelah warga menutup akses masuk ke pemukiman

Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.com -- Sebuah peristiwa penolakan warga akan kedatangan petugas medis kembali terjadi di Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu (6/5/2020).

Penolakan tersebut dilakukan warga setelah petugas medis yang datang dengan ambulans dan mengenakan baju hazmat hendak memasuki permukiman warga untuk melakukan rapid test atau tes cepat. 

Peristiwa tersebut juga direkam oleh warga sekitar dan menjadi viral di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp Grup.

Dalam rekaman video yang beredar di sosial media terlihat mobil petugas tim gugus tugas covid-19 kota Makassar yang hendak masuk ke pemukiman warga tertahan setelah warga menutup akses masuk ke pemukiman mereka menggunakan  berbagai jenis barang seperti meja balok kayu dan batang bambu ini adalah aksi penolakan pertama yang di lakukan oleh  warga terhadap rencana pelaksanaan rapid tes massal.

Belakangan di ketahui video ini terjadi di Tiga Kecamatan di Kota Makassar yakni kecamatan Ujung tanah, Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala.

Tak hanya menutup akses jalan warga juga membentangkan spanduk berisi penolakan rapid tes.

Warga dengan tegas menolak di rapid test karena khawatir pada akurasi proses rapid tes yang selama ini berlangsung.

Warga protes di lakukan rapid test karena hingga saat ini tidak ada satu pun kasus positif korona di lingkungan mereka meski menolak rapid test warga tetap saling mengingatkan pentingnya protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

Penolakan dan ketidakpercayaan warga pada tim medis terkait penanganan Covid-19 di Makassar dalam sepekan terakhir memang kerap terjadi.

Puncaknya, 3 pasien PDP yang meninggal dunia di 3 rumah sakit berbeda diambil paksa oleh keluarganya dan menolak dimakamkan dengan protap pemakaman Covid-19.

Ketiga pasien tersebut ada di Rumah Sakit Dadi, Rumah Sakit Labuang Baji, dan Rumah Sakit Stella Maris. Ketiganya diambil saat sampel swabnya belum diuji di laboratorium.

Di Kota Makassar sendiri, kasus positif corona terus bertambah. Data Gugus Tugas Makassar Sabtu (6/6/2020), menunjukkan, kasus positif corona sudah mencapai 1.046 kasus.

Dari angka tersebut, sebanyak 517 di antaranya masih dirawat, 451 sembuh, dan 78 meninggal dunia.

Selain kasus positif, pasien PDP Covid-19 yang masih dirawat di Makassar ada 366 orang. Sementara untuk angka orang dalam pemantauan ada 139 orang.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved