Kampar

Diprediksi Jika Saat Di Rumah Saja Bakal Naik, Ternyata Jumlah Ibu Hamil di Kampar Malah Turun

Edi memaparkan dari data April ada Pasangan Usia Subur atau PUS 148.178 dengan Ibu Hamil 4.375 dan persentase 2,9 persen.

UNSPLASH.COM @camylla93
Ilustrasi Kehamilan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Angka kehamilan di Kampar yang sebelumnya diprediksi meningkat dimasa Pandemi Covid-19, setelah dilakukan pendataan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mengalami penurunan.

Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kampar, Edi Afrizal, Rabu (10/6) mengatakan, ditengah pandemi Covid 19 yang mengharuskan masyarakat tetap di rumah diprediksi terjadi peningkatan angka kehamilan ibu.

Selama Masa Pandemi Covid-19, Angka Kehamilan Ibu di Kampar di Prediksi Naik, Ini Sebabnya

"Namun berdasarkan data yang kita peroleh dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) selama tiga bulan terakhir di Kabupaten Kampar angka kehamilan Ibu mengalami penurunan," jelasnya.

Edi memaparkan dari data yang dihimpun Febuari 2020 Pasangan Usia Subur (PUS) ada 145.131 dan ibu Hamil 5.565 orang atau sebesar 3,8 persen.

Siswi SMP di Kampar Dicabuli Abang Ipar saat Sedang Tidur, Berawal dari Rok Korban yang Tersingkap

Program Ocu Mapan Tingkat Kabupaten Kampar Riau Segera Dicanangkan

Temukan Penyelewengan Bansos, Masyarakat Kampar Bisa Lapor ke Aplikasi Bansos Jaga Desa Milik KPK

Sementara pada bulan Maret PUS 165.968 dan ibu Hamil 5.867 dengan perbandingan sebesar 3,5 persen.

Sedangkan di bulan April ada PUS 148.178 dengan Ibu Hamil 4.375 dan persentase 2,9 persen.

Edi menturkan meski di Kabupaten Kampar mengalami penurunan Ibu Hamil, jajaran tetap melakukan sosialisasi dan edukasi kepada PUS agar tetap mengunakan alat kontrasepsi dan mengikuti Protokol kesehatan.

"Ini semua kita lakukan demi menjaga kesehatan serta himbauan dari BKKBN Pusat agar PUS bisa menunda dulu kehamilan disaat Pandemi Covid-19," pungkasnya.(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved