Siak

Tongkang Copricon 81 A Milik PTIndah Kiat yang Terbakar di Siak Angkut Kayu Akasia dari Kaltim

Meski telah melibatkan helikopter milik Sinarmas namun proses pemadaman kebakaran tongkang yang memuat kayu akasia di Siak memakan waktu panjang.

istimewa
Kapal pengangkut kayu milik Sinarmas Group terbakar di perairan sungai Siak, Rabu (10/6/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Proses pemadaman kebakaran kayu akasia di atas kapal tongkang di perairan sungai Siak, kampung Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, kabupaten Siak, Riau, Rabu (10/6/2020) memakan waktu panjang. Padahal dalam proses pemadamannya telah melibatkan helikopter milik APP Sinarmas.

Kayu akasia tersebut berada di atas tongkang copricon 81 A yang ditarik tugboat copricon 80. Kayu itu berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim), yang hendak dibawa ke PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Perjalanan kapal tongkang malang ini hanya menyisakan beberapa KM menjelang dibongkar di pabrik kertas PT IKPP. Saat berada di sungai Siak tepatnya di kampung Rawang Airputih, kayu yang berada di bagian belakang di dalam tongkang terbakar.

Kondisi itu memicu warga untuk melihatnya. Tidak lama berselang, datang bala bantuan pemadaman dari perairan dan helikopter APP Sinarmas.

Pemadaman sudah berjalan sejak pukul 13.00 WIB hingga sore. Karena angin cukup kencang api yang menjalar di punggung kapal tongkang itu sukar dipadamkan. Pemadaman itu juga dibantu personel TNI dan Polri.

Sinarmas Kerahkan Helikopter, Kapal Tongkang Pengangkut Kayu PT Arara Abadi Terbakar di Sungai Siak

Korban Kebakaran 10 Rumah di Pelalawan Masih Trauma, Dinsos akan Salurkan Bantuan

VIDEO Kondisi Bangunan SMP Negeri 7 Pekanbaru Pasca Kebakaran

Humas PT IKPP Armadi menerangkan, kejadian itu diketahui sekitar pukul 11.30 WIB. Pemadaman dilakukan dengan menggunakan helikopter dan dibantu kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian

"Kayu dari Kalimantan Timur, artinya perjalanan kapal ini dari Kalimantan Timur menuju PT IKPP di Tualang," kata Armadi kepada Tribunpekanbaru.com.

Ukuran tongkang yang terbakar itu 300 feet. Menurut dia, biasanya tongkang ukuran 300 feet muatannya 11.000 ton.

"Tetapi belum kita ketahui berapa sebenarnya muatannya. Itu perlu cek dokumennya dulu. Ibarat bus, muatan hanya untuk 50 orang, kadang diisi lebih. Karena itu kita belum bisa pastikan," kata dia.

Sedangkan penyebab terjadinya kebakaran itu masih proses penyelidikan. Sebab, saat ini pihaknya fokus pada proses pemadaman dan pengendalian kondisi di lapangan.

"Kita tunggu kepastian dari pihak terkait. Yang jelas tidak ada korban jiwa. Kelanjutannya tentu akan ada investigasi secara internal," kata dia. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved