Breaking News:

Perkenalan di Media Sosial Berujung Petaka, Seorang Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Perkenalan melalui media sosial berujung bencana dialami seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perkenalan melalui media sosial berujung bencana dialami seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ia menjadi korban pencabulan seorang pria pengangguran yang dikenalnya melalui media sosial Facebook.

Remaja tersebut dicabuli berulang kali oleh pelaku.

Kapolsek Sukaluyu, Iptu Anaga Budiharso mengatakan, korban dicabuli sebanyak tujuh kali di kontrakan pelaku dengan modus iming-iming dan bujuk rayu.

"Kalau terjadi apa-apa (hamil), si pelaku siap bertanggung jawab, berjanji akan menikahinya, sehingga korban terbujuk rayu," kata Anaga kepada Kompas.com, Rabu (10/6/2020).

VIRAL, Seorang Pasien Covid-19 Bagikan Kwitansi Biaya Pengobatan, Jumlahnya Capai Rp 70 Juta

Kena Sanksi Adat, Tokoh Adat Minang Juga Telusuri Suku Ade Armando, untuk Dihukum Sesuai Sukunya

Gawat, PPATK Temukan Koperasi Terlibat Sebagai Sarana Pencucian Uang dan Kejahatan Narkotika

Menurut Anaga, korban dan pelaku berkenalan di Facebook. Keduanya lantas saling bertukar nomor telepon.

"Mereka kemudian intens berkomunikasi. Pelaku kerap membawa korban ke kontrakannya di daerah Cibeber hingga peristiwa itu (pencabulan) terjadi berulang kali," ujar dia.

Orangtua korban yang tidak terima dengan perbuatan pelaku lantas melaporkannya ke kantor polisi.
Pelaku yang berinisial ABS (24), warga Cimenteng, Desa Salagedang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, kemudian berhasil ditangkap dan dibawa ke Kantor Polsek Sukaluyu atas tuduhan pencabulan.

Pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

( Tribunpekanbaru.com )

Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Penulis : Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman
Editor : Abba Gabrillin

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved