Breaking News:

WAJIB Isi Surat Perjanjian,Pendukung Kampanye Trump Dilarang Menuntut Bila Tertular Virus Corona

Untuk menghadiri kampanye sang presiden, para pendukung harus menandatangani surat pernyataan tidaka kan menuntut jika tertular Covid-19

MANDEL NGAN / AFP
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump 

TRIBUNPEKANBARU.COM, WASHINGTON DC - Jelang kampanye di sejumlah negara bagian, Donald Trump tidak mau dituntut jika ada pendukungnya yang terinfeksi Covid-19.

Pendukung yang menghadiri kampanye Presiden Amerika Serikat ( AS) ini tidak akan mendapat apa-apa jika tertular Virus Corona saat menghadiri kampanye Donald Trump.

Trump juga meminta para pendukung mengisi surat perjanjian yang harus ditandatangani sebelum menghadiri kampanyenya.

Dalam surat itu, pendukung tidak melayangkan tuntutan jika tertular virus corona saat kampanye.

5.000 Bibit Jagung dan 2.500 Terong Ditanam Polsek Tapung,Upaya Jaga Ketahanan Pangan di Kampar Riau

Objek Wisata di Dumai Riau Mulai Dibuka, Pengunjung Wajib Pakai Masker

11 Warga Pelalawan Riau yang Dikarantina di GOR Sehat, Diskes Sebut OTG dengan Rapid Test Reaktif

Surat perjanjian itu bisa diunduh di situs web resmi kampanye Trump.

Pada Rabu (10/6/2020), politisi dari Partai Republik itu mengumumkan, akan melanjutkan kampanye di empat negara bagian.

Yakni, Oklahoma, Florida, Arizona, dan North Carolina. Presiden ke-45 AS itu akan melanjutkan kampanyenya, terlepas dari pandemi virus corona yang masih melanda Amerika Serikat.

Lebih dari 116.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di AS, dengan total kasus menembus 2 juta.

Di Florida, Arizona, dan North Carolina, jumlah kasus virus corona mulai meningkat lagi.

Untuk menghadiri kampanye sang presiden, para pendukung harus menandatangani surat pernyataan, yang bisa mulai digunakan saat kampanye di Tulsa, Oklahoma, 19 Juni mendatang.

Halaman
12
Editor: Nurul Qomariah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved