Breaking News:

Virus Corona di Pelalawan

Tiga Warga Pelalawan Reaktif Rapid Test Covid-19, Diskes Lakukan Tracing dan Upayakan Karantina

Dinas kesehatan Pelalawan Riau kembali menjaring warga yang reaktif rapid test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penulis: johanes | Editor: Sesri
TRIBUN PEKANBARU / DODY VLADIMIR
Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap melakukan tes diagnosa cepat (rapid test) warga Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru di Kantor Lurah Tangkerang Selatan, Selasa (2/6). Tes cepat massal ini menyasar masyarakat di Kecamatan Bukit Raya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Dinas Kesehatan (Diskes) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kabupaten Pelalawan Riau kembali menjaring warga yang reaktif rapid test Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19).

Kali ini ada tiga warga yakni warga asal Kecamatan Bunut sebanyak dua orang dinyatakan reaktif rapid test dan satu berasal dari Ukui saat dilakukan pemeriksaan massal secara acak di lokasi itu.

Petugas kesehatan dari Puskesmas mengetahui ketiga warga itu reaktif Covid-19 dari hasil pemeriksaan sampel darahnya.

"Sekarang kita sedang mengupayakan ketiga warga tersebut untuk menjalani karantina khusus di lokasi yang kita siapkan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan, H Asril M.Kes, kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (15/6/2020).

Diskes berharap ketiganya bersedia diisolasi di tempat karantina khusus di Gedung Olahraga (GOR) Tengku Pangeran Pangkalan Kerinci.

Agar pergerakannya bisa dikontrol sebelum hasil Swab test yang memastikan ada tidaknya virus Corona di tubuhnya keluar dari laboratorium.

Pengambilan sampel cairan hidung dan mulut akan dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan di lab Kesda Riau.

Namun jika mereka tidak bersedia dikarantina di GOR, Diskes meminta ada surat keterangan dari perangkat desa dan babhinkamtibmas setempat.

Sehingga ada jaminan jika ketiganya menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing selama hasil Swab test belum keluar. Diskes juga melakukan Tracing Kontak terhadap warga yang reaktif tersebut.

"Sebenarnya tidak semua yang terjaring melalui rapid test massal. Ada juga warga yang dengan sendiri datang ke Puskesmas dan minta diperiksa. Itu sangat bagus dan perlu diapresiasi," tandasnya Asril.

Hingga sekarang seribuan lebih masyarakat Pelalawan telah menjalani pemeriksaan cepat untuk mendeteksi Covid-19 oleh petugas Puskesmas di 12 kecamatan.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 per 15 Juni di Pelalawan, pasien positif dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih nihil atau menunjukan angka 0. Kondisi ini sudah berlangsung selama satu pekan tanpa kasus positif dan PDP.

Hanya warga yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang bertambah menjadi 269 orang.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved