Kampar

100 Ribu Bibit Jelawat Dilepasliarkan Untuk Jaga Kelestarian Ikan Endemi dan Pangan Masyarakat

100.000 ekor benih ikan jenis jelawat dilepasliarkan di Sungai Larangan Kecamatan Kuok dalam rangka menjaga ketersediaan ikan di perairan masyarakat

istimewa
100.000 ekor benih ikan Jelawat dilepasliarkan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pekanbaru di Sungai Larangan Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (16/6). dilepas liarkan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pekanbaru melakukan pelepas liaran ikan di Kabupaten Kampar, Selasa (16/6).

Sebanyak 100.000 ekor benih ikan jenis jelawat dilepas liarkan di Sungai Larangan Kecamatan Kuok.

Kegiatan pelepas liaran ikan ini dilakukan dalam rangka menjaga ketersediaan ikan di perairan masyarakat.

Selain itu aktifitas ini juga menjadi salah satu agenda kegiatan dari Bulan Bakti Karantina Ikan yang sudah digalakkan sejak bulan Mei 2020 lalu.

"Kegiatan ini dilakukan juga didasari menjamin stok ikan ditengah pandemi corona, karena dengan mengkonsumsi ikan terbukti mampu meningkatkan imunitas tubuh," kata Kepala BKIPM Pekanbaru, Eko Sulistyanto.

Menurutnya jenis ikan yang dilepas liarkan di Kampar merupakan jenis ikan endemi perairan di Kampar.

"Populasi jenis ikan ini mulai menurun karena akatifitas penangkapan ikan, karena itu demi menjaga kelestariannya dilakukan pelepas liaran," ujarnya.

Tujuh Pelaku Ilegal Logging Asal Jawa Barat di Cagar Alam Bukit Bungkuk Kampar Riau Diamankan

Ia menuturkan benih ini didatangkan dengan bekerjasama dengan Balai Perikanan Air Tawar Sungai Gelam Jambi.

Diharapkan dengan pelepas liaran ini kelestarian ikan endemi ini bisa dijaga.

Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan ke masyarakat tentang pelestarian ikan endemi tersebut dan cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan.

Acara pelepas liaran ikan ini turut pula dihadiri Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto.

Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto mengatakan tiap tahunnya populasi ikan cenderung menurun, karena ikan selalu ditangkap untuk konsumsi. Oleh sebab itu, kepastian ketersediaan ikan di perairan air tawar mutlak harus dilakukan.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam menjaga kelestariannya yakni dengan melakukan restocking atau pelepas liaran.(Ruby)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved