Breaking News:

BEI Buat Terobosan Program Waktu Indonesia Berinvestasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat terobosan baru pada tahun 2020 ini, dengan menggelar program WIB-WITA-WIT (Waktu Indonesia Berinvestasi),

Grafis Tribun/Didik Ahmadi
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat terobosan baru pada tahun 2020 ini, dengan menggelar program WIB-WITA-WIT (Waktu Indonesia Berinvestasi), yang mengintegrasikan kegiatan edukasi pada seluruh zona waktu WIB, WITA, WIT.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Yulianto Aji Sadono mengatakan, seluruh materi program nantinya dapat disaksikan oleh masyarakat Indonesia secara berurutan tanpa jeda.

"Program ini akan rutin setiap bulan, sehingga menjadi program edukatif yang akan terus dinanti oleh investor di seluruh Indonesia," kata Yulianto melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2020).

Dijelaskannya, tema pada pelaksanaan perdana program WIB pada Juni ini adalah Perusahaan Tercatat Melawan Covid-19, yang merupakan fasilitas bagi Perusahaan Tercatat untuk menginformasikan berita, baik produk, kinerja, maupun upaya Perusahaan dalam mengantisipasi pembatasan akibat pandemi COVID-19, dan menangkap berbagai peluang positif untuk makin sukses di era new normal.

Dijelaskannya, sebanyak 29 Perusahaan Tercatat akan berpartisipasi dalam program tersebut, yaitu INAI, TUGU, TRIS, CINT, MGRO, COCO, ISSP, CBMF, BMAS, INOV, BBSS, WOMF, WIKA, FOOD, BELL, PTPW, PRDA, BJTM, TRIM, HRTA, GDST, BBMD, DFAM, TRIN, BBRI, SAMF, WOOD, ASSA, dan BVIC.

"Selain itu, juga menghadirkan narasumber, yaitu sebelas CEO, 7 Direktur Perusahaan, dan 11 lainnya merupakan Senior Executive Price President, Corporate Secretary, dan Senior Private Banker," jelasnya.

Terobosan digital ini dilakukan oleh BEI dalam bersinergi dengan Perusahaan Tercatat. Sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman investor atas produk, layanan, dan kinerja Perusahaan Tercatat, BEI memanfaatkan tidak hanya media sosial, tetapi juga keberadaan 30
Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia untuk menyebarluaskan informasi tentang Perusahaan Tercatat.

Acara tersebut juga merupakan Rangkaian Public Expose secara digital pertama di Indonesia, dan di seluruh dunia, yang tidak hanya memecah rekor 21.522, tetapi juga diakses oleh 121 kota dan 28 negara.

"Apalagi tahun ini, pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat menjalankan kehidupan secara new normal
dengan kondisi business as usual yang mengalami disrupsi besar-besaran menuju arah pemanfaatan
teknologi digital," imbuhnya.

Aulia Kesuma & Putranya Divonis Hukuman Mati, Pengacara Desak Jokowi Hapus Hukuman Mati: Langgar HAM

Siapakah Pemilik Emas Batangan Rp 2,7 Miliar yang Tertinggal di Gerbong Kereta

Jadwal Masuk Sekolah Dilaksanakan Juli 2020, Pembelajaran Tatap Muka Akan Dilakukan Bertahap

Tidak hanya operasional Perusahaan, bahkan bagi Perusahaan tercatat, berbagai kebijakan keterbukaan informasi pun melakukan penyesuaian dengan mengadopsi teknologi digital dalam pelaksanaannya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved