Breaking News:

Isu Banyak Bank Bangkrut karena Wabah Covid-19, Ini Penjelasan OJK Riau

Masyarakat diminta untuk tidak khawatir dan tidak mudah termakan dengan isu-isu yang tak jelas sumbernya. Jangan percaya hoax yang disebarkan

ist
Isu Banyak Bank Bangkrut karena Wabah Covid-19, Ini Penjelasan OJK Riau. Kepala OJK Riau Yusri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat diimbau tidak panik dan kawatir terkait adanya informasi tentang perbankan yang makin melemah di masa pandemi.

Seolah perbankan tidak lagi menjadi tempat aman untuk menyimpan uang karena akan bangkrut.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Yusri mengatakan, walau adanya dugaan tentang lemahnya perbankan dalam wabah Covid-19, namun pihaknya memastikan kondisi perbankan di Riau masih dalam kondisi aman dan baik-baik saja.

"Masyarakat diminta untuk tidak khawatir dan tidak mudah termakan dengan isu-isu yang tak jelas sumbernya. Jangan percaya hoax yang disebarkan oleh orang tidak bertanggungjawab, dan jangan sebarkan berita yang tidak benar karena ada konsekuensi yang harus ditanggung," kata Yusri kepada Tribun, Selasa (16/6/2020).

Yusri juga menyampaikan, jika masyarakat ingin mengetahui informasi-informasi yang benar terhadap segala sesuatu yang beredar namun belum jelas sumbernya, bisa menanyakan ke OJK atau melakukan konfirmasi secara langsung ke nomor aduan atau klarifikasi via telpon ke 157, atau melalui WhatsApp ke 081157157157.

Ia menambahkan, saat ini kondisi perbankan secara nasional maupun daerah dalam kondisi normal, sehingga masyarakat tidak perlu cemas.

"Kembali saya tegaskan, bahwa kondisi perbankan saat ini dalam kondisi baik dan normal. Tak ada yang perlu dikhawatirkan sama sekali oleh masyarakat," ulasnya.

Untuk mengukur kondisi perbankan dijelaskan Yusri, di antarnya soal permodalan, terhitung hingga April 2020 masih berada pada 22,13 persen. Sedangkan kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) gross 2,89 persen, NPL net 1,9 persen, dan kondisi likuiditas berada pada 117,8 persen.

"Kita melihat hal yang sama terhadap kondisi perbankan di Riau. Posisi NPL masih terkendali pada angka di bawah 2,96 persen. Sedangkan angka kredit 4,39 persen (yoy). Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) berada pada posisi 7,79 persen, aset perbankan di Riau secara umum juga tumbuh 4,55 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) 82,71 persen," tuturnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved